Comscore Tracker

Relaksasi PPnBM Mobil 2500 cc, Toyota: Kami Tunggu Detailnya

Relaksasi PPnBM mobil 2500 cc bisa membuat harga SUV turun

Jakarta, IDN Times - Head of Media Relation PT Toyota Astra Motor (TAM), Dimas Aska, mengatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah menerapkan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil bermasin 1500-2500cc.

"Sejauh yang kita lihat di program yang saat ini berjalan menunjukkan ada peningkatan yang positif," kata Dimas seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (24/03).

1. Relaksasi PPnBM untuk mobil 1500-2500cc berlaku mulai April

Relaksasi PPnBM Mobil 2500 cc, Toyota: Kami Tunggu DetailnyaIDN Times/Dwi Agustiar

Seperti diberitakan sebelumnya, relaksasi PPnBM untuk mobil dengan mesin 1500-2500cc akan diberlakukan mulai April 2021.

Kebijakan ini merupakan perluasan dari relaksasi sebelumnya yang memberikan relaksasi PPnBM untuk mobil di bawah 1500cc yang sudah bergulir sejak awal Maret 2021.

Relaksasi PPnBM ini berlaku untuk mobil dengan kandungan lokal minimal 70 persen dan berpenggerak 4x2. Relaksasi berlaku dalam tiga tahap, yakni Maret-Mei sebesar 0 persen, Juni-Agustus sebesar 50 persen, dan September-November sebesar 25 persen.

Baca Juga: Relaksasi Pajak: Pajero Sport, Toyota Fortuner Bisa Turun Puluhan Juta

2. Toyota menunggu detail aturan relaksasi PPnBM mobil 1500-2500 cc

Relaksasi PPnBM Mobil 2500 cc, Toyota: Kami Tunggu DetailnyaIlustrasi mobil Toyota. IDN Times/Anggun Puspitoningrum

Dimas Aska mengatakan saat ini Toyota masih menunggu detail aturan relaksasi PPnBM mobil 1500-2500cc. Sebab aturan tersebut masih terus digodok dan baru akan diputuskan pada April mendatang.

"Untuk program expansinya ya tentu harus tunggu dulu ya detailnya. Sehingga bisa diperkirakan kebutuhan apa yang akan terjadi dan bagaimana mengantisipasinya," katanya.

3. PPnBM mobil di bawah 1500 cc disambut positif masyarakat

Relaksasi PPnBM Mobil 2500 cc, Toyota: Kami Tunggu DetailnyaIDN Times/Kevin Handoko

Sementara untuk relakasasi PPnBM untuk mobil di bawah 1500 cc yang telah bergulir sejak awal Maret cukup mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

"Dibanding Februari dan Januari, SPK di bilan Maret hingga 19 hari pertama menunjukkan kenaikan yang signifikan, dengan mencapai 22 ribu SPK, yang jika dibandingkan dalam kurun waktu yang sama di Januari dan Februari SPK berada di angka 11 ribu dan 12 ribu," katanya.

Ia berharap kebijakan relaksasi PPnBM untuk mobil dengan mesin 1500-2500 yang digulirkan bisa mendongkrak penjualan mobil.

Baca Juga: Relaksasi PPnBM Menyasar Mobil Bermesin 2500cc, SUV Bisa Turun Harga!

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya