Comscore Tracker

Rotasi Ban Mobil Wajib Dilakukan, Bisa Mencegah Ban Aus Sebelah 

Biar keausan pada telapak merata

Jakarta, IDN Times - Banyak cara merawat ban, salah satunya dengan merotasi atau memindahkan ban depan ke belakang dan sebaliknya. Tujuannya agar keausan pada telapak ban terjadi secara merata.

"Jika tidak dirotasi, ban bagian depan yang kerjanya lebih berat akan cepat habis karena sering dibuat belok," kata Manager Operasional Carfix Indonesia Gunawan seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (10/12/2020).

Karena itu, agar ban depan tidak aus sendirian, maka perlu dirotasi ke belakang. Sebaliknya ban belakang dirotasi ke depan.

1. Ban depan bekerja lebih keras

Rotasi Ban Mobil Wajib Dilakukan, Bisa Mencegah Ban Aus Sebelah Ban Mobil (IDN Times/Dwi Agustiar)

Gunawan mengatakan ban depan bekerja lebih keras dibandingkan ban belakang. Sebab, selain menopang bobot kendaraan, ban depan mobil juga terkoneksi dengan setir, jadi selalu bergerak ke kanan atau ke kiri. Gesekan ini membuat ban depan lebih cepat habis ketimbang ban belakang.

Baca Juga: 5 Tips Sederhana Biar Ban Sepeda Gak Cepat Bocor

2. Rotasi ban setiap 10 ribu kilometer

Rotasi Ban Mobil Wajib Dilakukan, Bisa Mencegah Ban Aus Sebelah Ban Mobil (IDN Times/Dwi Agustiar)

Kamu bisa merotasi banmu setiap 10 ribu kilometer atau setiap melakukan spooring dan balancing. Jika kamu secara rutin melakukan rotasi ini, maka ban depan dan belakang akan habis secara bersamaan, sehingga kamu bisa mengganti keempatnya sekaligus. Jadi gak perlu bolak-balik ke toko ban.

"Kalau bisa usia ban, empat buah, harus rata. Setelah habis, ban bisa diganti semua bersamaan sehingga tidak ada yang tebal sebelah," katanya.

3. Cara merotasi ban

Rotasi Ban Mobil Wajib Dilakukan, Bisa Mencegah Ban Aus Sebelah IDN Times/Dwi Agustiar

Gunawan mengatakan ada beberapa cara merotasi ban. Pertama secara horisontal, yakni ban depan kanan ditukar dengan ban belakang kanan. Bisa juga secara diagonal yakni ban depan kanan ditukar dengan belakang kiri. Begitu juga sebaliknya.

Selain merotasi, perawatan ban lainnya bisa dilakukan dengan melakukan spooring dan balancing. Spooring dan balancing perlu dilakukan untuk memastikan ban tegak lurus. Namun kamu harus melakukannya di bengkel.

"Spooring juga penting, supaya ban habisnya rata, tidak habis bagian samping doang. Jika posisi ban tidak lurus, dan beda satu derajat umur ban bisa berkurang tujuh persen," kata Gunawan.

Baca Juga: Angin Biasa vs Nitrogen, Mana Lebih Baik Buat Ban?

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya