Comscore Tracker

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang Kempes

Selalu cek kendaraan sebelum bepergian ya

Memeriksa komponen dan kesiapan mobil sebelum dipakai berkendara adalah hal yang mutlak diperlukan demi kenyamanan dan keamanan berkendara. Sayangnya, ada salah satu komponen yang sebenarnya sangat penting tapi sering kali diremehkan, yaitu tekanan angin ban.

Hanya karena kendaraan tetap dapat dipakai walaupun tekanan angin ban kurang, banyak pengemudi yang kemudian menunda mengisi angin dan nekad berkendara dengan ban kempes.

Padahal berkendara dengan ban mobil yang kempes bisa sangat berbahaya lho. Apa sajakah itu? Berikut beberapa di antaranya.

1. Ban bisa tiba-tiba meletus

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang Kempesunsplash.com/Jesse Collins

Perlu diketahui, ban mobil yang tiba-tiba meletus tidak hanya disebabkan karena kelebihan tekanan angin. Akan tetapi, kurangnya tekanan angin pada ban mobil juga bisa memicu ban mobil tiba-tiba meletus. Sebab, membiarkan ban mobil dalam kondisi kekurangan angin dapat memicu keretakan dan kerusakan pada permukaan

Jika kamu memaksakan berkendara dengan ban mobil yang kempes, hal ini dapat memicu ban menjadi mudah meletus. Terlebih jika ban tiba-tiba meletus ketika mobil dalam posisi berkendara, bukan tidak mungkin kondisi ini dapat memicu kecelakaan.

2. Lebih boros bensin

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang KempesUnsplash.com/Stefan Rodriguez

Berkendara dengan ban mobil yang kekurangan tekanan angin juga dapat menyebabkan bensin menjadi boros. Sebab, kondisi ini menyebabkan mesin harus bekerja ekstra untuk memutar ban. Alhasil, konsumsi bahan bakar menjadi lebih banyak dari biasanya dan kamu pun jadi harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli bensin.

Baca Juga: Pahami Makna Kode Ban, Perhatikan 4 Hal Ini sebelum Ganti Ban Mobilmu

3. Berkendara jadi kurang nyaman

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang Kempesunsplash.com/Rune Haugseng

Tekanan angin yang kurang pada ban dapat menyebabkan kurangnya kestabilan sehingga kendaraan jadi sulit dikendalikan. Alhasil, berkendara jadi kurang nyaman. Dan jika pengendara nekad untuk tetap berkendara, bahkan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi, bukan tidak mungkin mobil akan kehilangan keseimbangan dan memicu kecelakaan.

4. Menyebabkan kerusakan merembet ke komponen lain

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang Kempesunsplash.com/Dan Gold

Nekad berkendara dengan ban mobil yang kempes juga bisa menyebabkan komponen mobil yang lain jadi rusak. Sebab, kurangnya tekanan angin dapat menyebabkan laju kendaraan jadi tidak seimbang, yang mana hal ini berpotensi memicu suku cadang mobil mengalami pergeseran sehingga bisa membuat kerusakan merembet ke komponen lainnya.

5. Meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan

Jangan Nekad, Ini 5 Bahaya Berkendara dengan Ban Mobil yang Kempesunsplash.com/Dan Gold

Jika ban yang kempes dipaksa untuk terus memutar, maka hal ini akan menyebabkan suhu di bagian dalam ban akan meningkat. Akibatnya, benang atau karet dapat meleleh karena tingginya suhu ban. Kondisi ini kemudian memicu kerusakan ban yang semakin parah, dan salah satu hal paling fatal yang bisa terjadi adalah kecelakaan.

Ditambah, seperti yang sudah dijelaskan pada poin-poin sebelumnya bahwa kurangnya tekanan angin ban mobil dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti menurunnya kenyamanan berkendara, potensi ban meletus, hingga kerusakan komponen lain. Sehingga makin memperbesar risiko terjadinya kecelakaan.

Demikian tadi beberapa akibat dari berkendara dengan ban mobil yang kempes. Ngeri bukan? Untuk itu, budayakan selalu memeriksa komponen dan kesiapan kendaraan sebelum dipakai, serta jangan menganggap sepele hal-hal kecil yang tampak remeh, salah satunya tekanan angin ban.

Baca Juga: 5 Tips Merawat Ban Mobil, Jangan Lupa Rotasi Ban Secara Berkala

Eka ami Photo Verified Writer Eka ami

Lifelong learner

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Tania Stephanie

Berita Terkini Lainnya