Comscore Tracker

Audi Q7 Harga Rp2 Miliar, Apa Saja Kelebihannya?

Saat ini ada 6 unit Audi Q7 yang ready stock

Jakarta, IDN Times - Pada gelaran GIIAS 2022 yang masih berlangsung sampai 21 Agustus mendatang, PT Garuda Mataram Motor merilis produk terbarunya yaitu The New Audi Q7. SUV generasi terbaru ini mendapatkan pembaruan di semua bagiannya, termasuk sisi eksterior dan teknologi yang dimilikinya.

Salah satu keunggulan dari SUV Mewah ini ialah disematkannya teknologi Mild Hybrid (MHEV), yang menemani mesin 3.000 cc V6 di balik kap-nya. Saat ini Audi Q7 dijual dengan harga Rp2.192 miliar off the road. Dan Audi menyebut kalau saat ini ada 6 unit Q7 yang ready stock. Audi juga menyediakan opsi paket S Line Sport dengan berbagai kelengkapan tambahan.

1. Desain eksterior Audi Q7

Audi Q7 Harga Rp2 Miliar, Apa Saja Kelebihannya?Buritan Audi Q7 di GIIAS 2022 (dok. Audi)

Kalau diperhatikan, tampilan Audi Q7 terbaru ini terlihat gagah sekaligus mewah, berkat penggunaan grille segi delapan singleframe berukuran besar dengan enam garis vertikal di bagian depannya.

Kedua ventilasi udara di sisi kanan dan kiri bumpernya juga menonjolkan kesan tangguh dari mobil ini, di belakangnya terlihat garis chrome horizontal yang membuat kedua lampu belakangnya seakan terkoneksi secara visual.

Baca Juga: Alasan Mobil Listrik Lebih Mahal dari Mobil Konvensional

2. Audi unggulkan kemewahan interior Q7

Audi Q7 Harga Rp2 Miliar, Apa Saja Kelebihannya?Interior Audi Q7 (dok. Audi)

Fyi, dimensi Audi Q7 bertambah panjang 11 mm menjadi 5.063 mm, dengan lebar 1.970 mm dan tinggi 1.741 mm. Dimensi ini menjadikan Q7 punya panjang interior dan head room yang lebih unggul dari pada kompetitor-kompetitor sekelasnya. Berkat dimensi yang tambah panjang itu, ruang-ruang penyimpanan kompartemen di bagian dashboard dan ruang bagasi juga ikutan bertambah besar (865-2.050 liter).

Fitur pintu bagasi elektrik sudah menjadi standar, dengan baris ketiga yang bisa diatur sesuka hati. Kokpit Q7 terlihat mirip dengan Audi Q8, dengan pengoperasian digital MMI difasilitasi dua layar sentuh berukuran besar, kerennya lagi layar tersebut memberikan feedback akustik dan haptik ketika disentuh.

Saat layar dalam keadaan mati, semua bagiannya akan tampak hitam, dan memberikan kesan interior yang menarik karena seluruh konsol di depan terlihat menyatu. Beberapa fitur di kabin antara lain AC digital dengan empat zona, power assist yang bikin proses menutup pintu lebih senyap, sistem audio Bang & Olufsen 3D, MMI Navigation Plus, dan Audi Virtual Cockpit dengan head-up display.

3. Mesin berteknologi mild hybrid

Audi Q7 Harga Rp2 Miliar, Apa Saja Kelebihannya?Teknologi mild hybrid dikawinkan dengan mesin V6 3.000 cc (dok. Audi)

Sebagai SUV premium, Audi Q7 memiliki sistem pengendalian yang presisi dan lincah, berkat penggunaan Adaptive Air Suspension. Kemampuan mobil ini untuk off-road, diberikan dari ground clearance yang bisa diatur serta sistem penggerak empat roda quattronya. Gak cuma itu, mode off-road juga bisa dipilih dari sistem pengendalian Audi Drive Select yang tersedia dalam tujuh profil.

Audi Q7 di Indonesia hanya ditawarkan dalam satu varian, yaitu The New Audi Q7 3.0 TFSI Quattro. Dengan mesin bensin V6 berkapasitas 3.000 cc, tenaga yang bisa dihasilkan mencapai 340 dk pada 5.200-6.400 rpm dengan torsi maksimum 500 Nm pada 1.370 rpm - 4.500 rpm. Output tenaga tersebut lalu disalurkan ke empat rodanya dengan transmisi tiptronic 8-percepatan.

Dengan teknologi mild hybrid, Audi Q7 diklaim lebih hemat bahan bakar, sampai 0,7 liter per 100 kilometer. Komponen utamanya ialah Belt Alternator Starter (BAS), yang akan mendukung sistem kelistrikan 48 volt yang kemudian disimpan dalam baterai lithium-ion.

Ketika pengereman dilakukan, BAS bisa menghasilkan tenaga sapai 8 kW dan mengembalikannya ke baterai. Ketika pengemudi mengangkat kakinya dari pedal gas saat mobil melaju 55 sampai 160 km/jam, Audi Q7 akan memilihkan energinya dan melau dengan mesin yang mati selama 40 detik. Tapi tenang, begitu pedal gas kembali diinjak makan BAS akan menyalakan kembali mesin mobil dengan cepat dan halus.

Baca Juga: Alasan Mobil Listrik Lebih Mahal dari Mobil Konvensional

Topic:

  • Dwi Agustiar
  • Eddy Rusmanto

Berita Terkini Lainnya