Comscore Tracker

PT Toyota-Astra Motor Siapkan Line-Up Battery Electric Vehicle

TAM akan mulai BEV di Indonesia dengan Lexus

Jakarta, IDN Times - PT Toyota-Astra Motor siap menghadirkan pilihan untuk kendaraan
berteknologi Battery Electric Vehicle (BEV). Kesiapan TAM menghadirkan kendaraan BEV untuk melengkapi pilihan mobilitas sesuai kebutuhan masyarakat, termasuk opsi mobilitas ramah lingkungan.

"Pilihan elektrifikasi lengkap yang kami hadirkan ini tidak lain agar masyarakat juga bisa memilih kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, pada press conference virtual, Kamis (18/11).

TAM akan menghadirkan BEV lewat dua strategi, yaitu untuk skala kecil dan skala lebih besar.  

1. TAM siapkan EV Ecosystem

PT Toyota-Astra Motor Siapkan Line-Up Battery Electric VehiclePT Toyota-Astra Motor

TAM akan menggunakan dua pendekatan untuk kendaraan BEV di Indonesia. Pertama, Toyota bekerja sama dengan Indonesia Tourism Development Corporation untuk menghadirkan EV Ecosystem di Bali.

Kehadiran kendaraan BEV di Bali ini diharapkan bisa memudahkan mobilitas turis atau juga warga Bali tanpa khawatir mencemari udara. Tak hanya untuk menyediakan kendaraan ramah lingkungan, proyek EV Ecosystem ini juga upaya TAM memopulerkan kendaraan elektrik untuk konsumen Indonesia.

Baca Juga: Kerja Bareng Suzuki dan Toyota Swace Hybrid, Ini 5 Keunggulannya

2. TAM akan luncurkan BEV pertama lewat Lexus

PT Toyota-Astra Motor Siapkan Line-Up Battery Electric Vehiclelexus.eu

Pendekatan untuk pasar retail, BEV akan dihadirkan lewat brand Lexus. Mobil BEV Lexus ini akan meluncur dalam waktu dekat. Henry mengatakan konsumen bisa memiliki pilihan elektrifikasi yang lebih lengkap lewat Lexus UX EV.

Pemilihan Lexus untuk membuka jalan BEV TAM di Indonesia karena market premium adalah yang paling ready untuk kendaraan dengan model elektrifikasi ini. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy, menjelaskan konsumen Lexus cenderung memiliki lebih dari satu mobil. Karenanya, kendaraan BEV berkemungkinan dipilih sebagai mobil yang digunakan untuk perjalanan pendek ketika hari libur.

"Misalnya untuk kebutuhan jarak dekat atau weekend mereka bisa menggunakan BEV sedangkan untuk mungkin keperluan yang jarak jauh atau di weekdays bisa menggunakan kendaaraan yang lain," ujarnya, Kamis (18/11).

Anton melanjutkan, dari segi harga teknologi BEV juga belum menjadi teknologi
yang terjangkau. Namun, dirinya mengharapkan seiring berjalannya waktu harga untuk kendaraan BEV bisa lebih ramah seperti teknologi hybrid.

3. Toyota Global targetkan produksi lebih dari 50 persen kendaraan elektrifikasi

PT Toyota-Astra Motor Siapkan Line-Up Battery Electric VehicleLexus Europe

Toyota Global akan mulai meluncurkan kendaraan Battery Electric Vehicle di tahun 2020. Toyota menargetkan produksi lebih dari 50 persen kendaraan elektrifikasi per 2030.

Sebelum hadir dengan BEV, Toyota sudah mengeluarkan teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Hydrogen Fuel Cell Electric Vehicle
(FCEV).

Kendaraan yang memiliki salah satu dari tiga teknologi tersebut ideal untuk perjalanan
jauh. Sementara kendaraan dengan BEV paling cocok untuk perjalanan singkat dengan kecepatan rendah di perkotaan.

Hal lain yang membuat kenddaraan BEV lebih cocok untuk commute sehari-hari adalah waktu pengisian daya yang cepat dan bisa digunakan tanpa menghasilkan emisi. Kendaraan BEV juga tenang, mudah dikendarai, dan memiliki biaya operasional yang rendah.

Baca Juga: Sering Merokok Di Mobil? Lakukan 5 Hal Ini Agar Mobil Tak Bau Rokok

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya