Comscore Tracker

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil Bekas

Waspada, odometer palsu!

Jakarta, IDN Times - Keberadaan odometer biasanya selalu berdampingan dengan spidometer di dasbor mobil. Odometer berfungsi memperlihatkan jarak tempuh sejak awal mobil kamu digunakan. Semakin jauh jarak tempuh pada odometer, maka semakin berkurang juga tenaga mobil tersebut.

So, hal ini rawan berbahaya bagi kamu yang hendak membeli mobil bekas. Banyak kasus odometer mobil bekas yang disetel ulang. Misal dari ratusan ribu kilometer (Km) menjadi 0 Km. Sehingga, pembeli melihatnya seolah-olah mobil memang seperti baru atau terawat baik. 

Padahal, belum tentu kenyataannya seperti itu. Kamu jangan mudah termakan tipu daya. So, kamu harus mengetahui odometer asli atau gak pernah disetel ulang seperti berikut ini.

1. Mengamati fisik kendaraan

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil BekasUnsplash/ Jeff Qian

Angka pada odometer memang bisa dimanipulasi. Namun, tetap saja hal tersebut bakal ketahuan melalui tampilan fisik kendaraan. Sebab kondisi fisik antara mobil bekas dan baru jelas jauh berbeda. Terlebih lagi kalau dilihat dari segi usianya,

Kamu bisa mengamati beberapa komponen yang kemungkinan besar akan terdampak karena faktor usia seperti interior, mesin, bodi utama, dan kaki-kaki mobil. 

Bagian interior mobil bekas biasanya sudah timbul kusam dan gak sejernih mobil baru. So, kalau kamu melihat bagian interior saja tampak kusam. Maka patut dipertanyakan jarak tempuh pada odometernya yang masih sedikit.

Baca Juga: 5 Tips Memulai Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

2. Memeriksa kondisi ban

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil BekasIlustrasi ban mobil (dunlopmadiun.com)

Gak ada salahnya untuk memeriksa bagian ban terlebih dahulu, sebelum membeli mobil bekas. Cara ini berguna mengetahui bahwa ban dalam kondisi baik atau sudah terkikis. Sebab kondisi tersebut juga mampu menentukan keaslian sebuah odometer. Umumnya, ban akan mulai terkikis saat mobil sudah menempuh jarak 35.000 Km  lebih.

3. Memeriksa buku servis

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil Bekashttps://img.hargamobil.com

Sejak awal membeli mobil bekas, kamu harus meminta buku servis mobil tersebut. Catatan di dalam buku servis merupakan riwayat servis mobil secara detail. So, kamu bisa membandingkan angka jarak tempuh di buku servis dengan di odometer.

Sebaiknya, jangan hanya berpatok pada informasi yang tertera pada odometernya saja. Bengkel-bengkel selalu mencatat kilometer yang sudah ditempuh oleh mobil tersebut setelah melakukan proses servis. Hal ini bisa menjadi patokan untuk melihat keaslian data di odometer.

4. Mengetahui tahun pembuatan kendaraan

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil BekasRusAutoNews.Com

Bahkan, gak kalah pentingnya untuk mengetahui tahun pembuatan mobil tersebut. Meskipun bukan penunjang utama, paling tidak hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan. Apakah jarak tempuh di odometer nyata adanya atau sudah direkayasa?

Secara umum, rata-rata kendaraan dapat menempuh 20.000 kilometer dalam waktu satu tahun. Berdasarkan pada gambaran ini, kamu bisa membandingkan antara jarak tempuh di odometer dan tahun pemakaiannya.

5. Mendeteksi bekas congkelan

5 Cara Mengecek Keaslian Odometer Mobil Bekasilustrasi dashboard mobil (pexels.com/garvin st. villier)

FYI, odometer berjenis analog perlu melakukan pencongkelan untuk menyetel ulang angka jarak tempuh pada odometer. Setelah itu, bekas congkelannya akan diakali dengan solder supaya bisa kembali tertutup. Nah, tentu hal ini harus banget kamu ketahui, supaya kamu gak gampang ketipu saat membeli mobil bekas.

Baca Juga: 5 Mobil Bekas Pilihan di Bawah Rp100 Juta

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya