Comscore Tracker

Hati-hati Cuci Mobil, 3 Titik Ini Rawan Semprotan Air Tekanan Tinggi

Bisa merusak bodi bekas repaint!

Jakarta, IDN Times - Musim hujan segera datang. Mencuci mobil pun harus lebih sering kamu lakukan. Sebab membiarkan air hujan menempel di bodi mobil bisa menyebabkan karat.

Karena itu sangat disarankan untuk rutin mencuci mobil. Cara paling gampang adalah dengan membawa mobilmu ke tempat pencucian mobil. Hanya saja ada yang perlu kamu perhatikan saat mencuci mobil, yakni tekanan airnya yang sangat tinggi.

Masalahnya ada beberapa bagian mobil yang rentan rusak dihajar air bertekanan tinggi. Apa saja?

1. Sensor kendaraan

Hati-hati Cuci Mobil, 3 Titik Ini Rawan Semprotan Air Tekanan TinggiUnsplash/ErikMclean

Komponen ini erat kaitannya dengan kelistrikan. Sensor parkir contohnya. Bagian  ini memang mudah sekali kotor tapi berisiko saat pencucian dengan air bertekanan. Walaupun sudah dilindungi sil karet, tidak dianjurkan menembak sensor parkir secara langsung. Di bawah sil plastik ada sensor yang rawan terkena tekanan air.

Selain sensor parkir, sensor kelistrikan pada lampu-lampu juga rawan dengan penggunaan tekanan air. Ada kemungkinan tekanan air bisa mencapai sela-sela lampu dan masuk ke dalam, sehingga mengganggu kelistrikan lampu yang dapat berakibat korslet.

Terakhir adalah sensor ABS. Sama dengan sensor lainnya, hati-hati menyemprotkan air tekanan pada bagian seputaran roda.

Baca Juga: Gak Buang-buang Waktu, Inilah Tren Baru Cuci Mobil di Tahun 2019

2. Lapisan anti karat

Hati-hati Cuci Mobil, 3 Titik Ini Rawan Semprotan Air Tekanan Tinggiunsplash.com/Emile Guillemot

Penyemprotan air bertekanan juga bisa mengikis lapisan anti karat yang ada di beberapa komponen mobil mobil. Bahkan, selain disemprot dengan air bertekanan tinggi, sering kali tukang cuci juga menggunakan sikat untuk mengangkat kotoran yang masih bandel menempel. Hal ini jelas akan makin memperparah rusaknya lapisan anti karat.

3. Bodi mobil juga bisa kena

Hati-hati Cuci Mobil, 3 Titik Ini Rawan Semprotan Air Tekanan Tinggithenewswheel.com

Air bertekanan memang kecil kemungkinan untuk merusak bodi. Biasanya ini hanya dialami pada bodi mobil yang mengalami repaint atau cat ulang dengan kualitas rendah.

Kerusakan biasanya diakibatkan oleh ketidaktahuan teknik penyemprotan dengan air bertekanan. Selain menimbulkan goresan dari kotoran yang awalnya nempel, juga berpengaruh pada kepresisian bodi samping atau cat mobil itu sendiri.

Baca Juga: Penting! Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Mencuci Mobil

Topic:

  • Yohanes Nugroho
  • Dwi Agustiar

Just For You