Comscore Tracker

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motor

Kebiasaan ini sering terjadi

Mengganti oli motor secara rutin menjadi salah satu faktor paling penting untuk menjaga kondisi mesin selalu baik. Sebab, kualitas oli akan menurun setelah dipakai 1.000 hingga 2.000 km.

Jadi, kalau kamu sampai telat, akan berpengaruh pada kualitas putaran mesin. Bahkan, jika kamu sudah terlalu lama gak ganti oli, mesin bisa rusak karena oli habis. Lalu, apa saja yang perlu kamu perhatikan saat ganti oli?

1. Jangan semprot mesin dengan kompresor

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motorliontoolsmart.com

Pasti kamu pernah menjumpai beberapa bengkel suka menyemprot mesin pakai kompresor saat ganti oli. Sebenarnya, hal ini tidak dianjurkan, lho. Kenapa? Hal ini memang sering salah kaprah dan dilakukan oleh mekanik.

Sebab, angin kompresor itu mengandung air yang tentu berbahaya untuk kondisi mesin kamu. Nah, kandungan air ini akan menyebabkan karat jika mengendap di dalam ruang mesin sehingga performa mesin dan pelumasan oli pun akan terganggu.

2. Risiko gesekan mesin akan semakin tinggi

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motorpixabay.com/free-photos

Jika ada air yang masuk ke dalam mesin, pelumasan oli mesin akan terganggu. Dampaknya, risiko gesekan antarmesin akan semakin besar. Jika hal ini sampai terjadi, bagian mesin bisa ada baret hingga jebol. Hal ini sangat berbahaya jika terjadi saat sedang berkendara.

Baca Juga: Piaggio Resmikan Diler Baru Jatinegara, Servis Vespa Kini Lebih Dekat

3. Kotoran mesin jadi gak ikut keluar bersama oli

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motorpexels.com/@splitshire

Selain untuk melumasi mesin, salah satu fungsi oli adalah membawa kotoran keluar. Bentuk kotorannya biasanya seperti serbuk halus. Nah, saat ganti oli, kotoran ini akan terbawa keluar. Namun, kalau kamu semprot pakai kompresor, kotoran ini malah bisa masuk ke sela-sela mesin. Tentu, ini sangat berbahaya jika mengendap semakin lama.

4. Biarkan oli mengendap dengan sendirinya

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motorcrf250l.org

Lalu bagaimana caranya kalau tidak boleh menggunakan kompresor saat ganti oli? Baiknya, diamkan oli keluar dengan sendirinya. Ketika saluran pembuangan dibuka, biarkan sampai oli benar-benar tidak menetes lagi. Jika sudah tidak perlu disemprot, pakai kompresor, tapi bisa langsung ditutup kembali dan diisi dengan oli yang baru.

5. Baiknya ganti oli itu kapan, sih?

Salah Kaprah! Jangan Semprot Pakai Kompresor Saat Ganti Oli Motorpexels.com/@mateusz-dach-99805

Beberapa orang berpedoman mengganti oli dengan hitungan bulan atau kilometer. Namun, ternyata, patokan kilometer sudah gak relevan lagi, apalagi jika motor sering dipakai setiap hari dan terkena macet.

Saat posisi macet, mesin juga menyala, kan? Itulah kenapa pedoman jarak juga kurang tepat untuk saat ini. Baiknya, kalau motor sudah terasa tidak nyaman, segera diservis dan ganti oli.

Itulah alasan kenapa mengganti oli menggunakan kompresor tidak baik untuk dilakukan. Jadi jika kamu melihat beberapa mekanik masih melakukan ini, perlu hati-hati, ya. Untuk mencegahnya, kamu bisa servis motor di bengkel resmi agar tungganganmu bisa ditangani dengan tepat. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga: 5 Tips Biar Motor Matic Kamu Lebih Awet, Lakukan Servis Rutin!

Abigail Putra Photo Verified Writer Abigail Putra

Sedang mengetik...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya