Comscore Tracker

Alasan Motor Listrik Gesits Dijual Mahal

Motor listrik akan lebih murah

Jakarta, IDN Times - Salah satu motor listrik yang sudah bisa kamu beli di Indonesia adalah Gesits. Motor made in Indonesia ini dijual dengan harga Rp28 jutaan.

Banyak yang menganggap harga tersebut kelewat mahal, salah satunya Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo yang kerap disapa Bamsoet.

"Saya rasa harga ideal kendaraan listrik itu bisa Rp10 sampai Rp15 juta," kata Bamsoet sapaan akrabnya di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Lalu kenapa harga Gesits bisa di atas Rp25 jutaan, ya?

1. Karena menggunakan material berkualitas

Alasan Motor Listrik Gesits Dijual Mahalindonesianmotorshow.com

Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) selaku produsen Gesits, M. Samyarto, mengatakan salah satu alasan di balik mahalnya harga motor Gesits adalah materialnya yang berkualitas.

"Kami ingin memberikan motor listrik yang berkualitas dan baik serta tidak ada masalah sehingga memang pada pengembangannya kita menggunakan teknologi dan juga komponen yang baik," kata Samyarto seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (17/10/2021).

Baca Juga: Dua Varian Baru Motor Listrik GESITS Segera Meluncur

2. Motor Gesits bisa lebih murah

Alasan Motor Listrik Gesits Dijual MahalANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Samyarto mengatakan motor Gesits generasi berikutnya bisa dijual lebih murah, karena pihaknya kini lebih menyasar ke market yang lebih luas.

"Generasi berikutnya kita sudah mulai bermain di pasar di bawah ini, mungkin di pasar B dan C," kata dia.

Dalam waktu dekat ini Gesits akan menghadirkan dua varian baru, namun belum diketahui spesifikasi kedua varian tersebut.

3. Pabrik baterai bisa membuat harga motor listrik lebih murah

Alasan Motor Listrik Gesits Dijual MahalIDN Times/Marisa Safitri

Alasan mahalnya kendaraan listrik saat ini terutama disebabkan harga baterai yang tinggi. Masalah ini bisa diatasi jika Indonesia bisa membangun pabrik baterai sendiri.

"Saya harap dengan adanya pabrik baterai di Indonesia ini akan dapat menekan ongkos biaya baterai yang jauh lebih murah," kata Bamsoet.

Baca Juga: Quicksilver: Motor Listrik Pemecah Rekor Dunia 38 Tahun

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya