Comscore Tracker

Tips Merawat Disc Brake Sepeda, Biar Pakemnya Awet!

Salah merawat bisa menyebabkan rem blong

Jakarta, IDN Times - Kebanyakan sepeda saat ini menggunakan rem jenis cakram atau disc brake. Sebab rem jenis ini dianggap lebih pakem dan lebih minim perawatan. Meski begitu bukan berarti gak butuh perawatan, lho.

Selain itu ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan para goweser yang tanpa mereka sadari bisa merusak dick brake. Apa saja kesalahan tersebut?

1. Mengerem secara mendadak

Tips Merawat Disc Brake Sepeda, Biar Pakemnya Awet!Unsplash/Victor Xok

Terlalu sering melakukan pengereman mendadak bisa merusak disc brake, loh. Karena itu sebisa mungkin lakukan pengereman secara perlahan. Untuk itu kamu mungkin perlu menjaga jarak dengan kendaraan di depan. Sehingga jika sesuatu terjadi pada kendaraan di depanmu, kamu gak harus mengerem secara mendadak.

Selain itu jangan terlalu sering menekan tuas rem, sebab itu akan membuat disc brake menjadi terlalu panas. Panas yang berlebih bisa membuat minyak rem mendidih. Kalau sudah begitu, udara yang berasal dari gelembung minyak rem yang mendidih ini akan menahan dorongan minyak rem ke kaliper di selang. Akibatnya rem menjadi blong. Bahaya banget, kan?

Baca Juga: Jangan Menghina Rem Tromol, Ini 3 Kelebihannya Dibanding Rem Cakram!  

2. Jangan malas membersihkan kaliper

Tips Merawat Disc Brake Sepeda, Biar Pakemnya Awet!Unsplash/Thomas Thompson

Rem cakram memiliki sifat yang terbuka, membuat debu tanah dan kotoran yang ada di udara menempel pada kanvas mau pun piston. Hal ini dapat mengganggu kinerja rem dan membuat fungsinya jadi kurang maksimal.

Karena itu kalian jangan malas membersihkan kanvas dan piston secara rutin. Caranya gampang, kok. Cukup  buat baut-baut pada kaliper, lepas kalipernya, lalu bersihkan. Kalau gak yakin, kamu bisa meminta mekanik bengkel sepeda melakukannya.

3. Perhatikan minyak rem

Tips Merawat Disc Brake Sepeda, Biar Pakemnya Awet!Unsplash/Thomas Thompson

Biasanya penggantian minyak rem dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali atau jika telah mencapai jarak 24 ribu Kilometer. Tapi tak ada salahnya mengganti minyak rem setiap 20 ribu km sekali.

Minyak rem yang terlalu lama, kandungan airnya makin tinggi apalagi kualitas minyak rem sudah tidak bagus. Hasilnya, titik didih rendah mengakibatkan performa rem tidak pakem.

Ada baiknya kalian tetap melakukan pemeriksaan untuk melihat kondisi rem yang ada pada Tank Master Rem sebelum berkendara.

Baca Juga: 3 Alasan Piringan Rem Cakram Sengaja Dibuat Berlubang, Sudah Tahu?

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya