Comscore Tracker

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!

Mulai dari TZM hingga Nouvo

Jakarta, IDN Times - Hari ini Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) genap 46 tahun menjejakkan kaki di tanah air. Banyak motor Yamaha yang kemudian menjadi legenda, mulai dari motor bebek, sport, hingga skutik dan trail.  

Nah, berikut deretan motor Yamaha yang pernah berkibar pada masanya dan tetap menjadi idaman, khususnya para kolektor, hingga hari ini. Apa saja motor-motor tersebut?  

1. Yamaha DT-100

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!advrider.com/zac

Yamaha DT-100 berusia sama dengan rumah produksinya di Indonesia. Pertama kali meluncur pada tahun 1974 dengan nama Yamaha DT-100A. Motor trail bermesin 100cc ini menjadi andalan pemotor Indonesia karena ketangguhannya menempuh beragam medan. 

Motor ini dibekali lima percepatan yang mampu berakselerasi dengan cepat. Selain bisa menerabas berbagai varian jalan, motor ini juga sangat nyaman, bahkan untuk perjalanan jarak jauh. Desain knalpotnya juga lumayan visioner untuk masa itu, membuat nyaman boncenger karena tak terpapar panas dari knalpot.

Yamaha menyudahi produksi motor ini setelah mengeluarkan delapan entri, mulai dari DT-100A hingga DT-100G. Walaupun demikian, kecintaan para loyalis motor trail tetap membuat Yamaha DT-100 istimewa. Bahkan hingga hari ini masih banyak yang memburu motor ini.

2. Yamaha TZM 150

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!bikersrepublic.com

Jika ada motor yang bisa mendefinisikan motor sport era 90-an, Yamaha TZM adalah salah satunya. Motor ini diproduksi pada tahun 1996-1998. Dengan motor ini, Yamaha kembali memimpin produksi motor mesin 2 tak berkapasitas 150 CC.

Terobosan teknologi YPVS turut melengkapi motor ini. YPVS akan mengolah sisa gas menjadi tenaga bagi mesin dan mampu mendorong Yamaha TZM berlari hingga kecepatan maksimum 208 km per jam.

Akselerasi yang dihasilkan Yamaha TZM didapuk menjadi rival terberat bagi motor 4 tak. Untuk pengereman, Yamaha TZM sudah dilengkapi rem cakram di depan dan belakang memberikan rem yang optimal. Lengan ayun belakang berteknologi monoshock untuk memperkuat stabilitas motor.  

Sayangnya, teknologi YPVS yang dibawanya juga menjadi kelemahan Yamaha TZM 150. Pasalnya, katup YPVS harus dirawat secara berkala. Hal ini meningkatkan biaya perawatan dan membuat penggemarnya perlahan beralih. Akibatnya, penjualan Yamaha TZM tersandung pada tahun-tahun terakhirnya.

3. Yamaha RX King

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!ANTARA News/Alviansyah P

Di Indonesia, kalau mobil Jeep lekat dengan stigma ‘mobil penculik’, Yamaha RX King sarat diasosiasikan sebagai ‘motor copet’. Namun, jangan biarkan stigma tersebut menghalangimu dari mengetahui kehebatannya.

Motor penguasa jalanan ini diproduksi mendekati penghujung era 90-an. Motor ini menggunakan mesin 2 tak 132 CC. Yamaha RX King bisa membelah jalanan dengan tenaga maksimum 18,5 PS pada 9.000 RPM.

Alasan lain yang membuat Yamaha RX King membenak di masyarakat Indonesia adalah desainnya yang konsisten di setiap regenerasi. Jika melihat evolusinya, Yamaha jarang memberikan sentuhan yang drastis pada desain RX King, membuatnya selalu mudah dikenali.

Kejayaan everlasting Yamaha RX King terbukti dari harga bekasnya yang bisa menembus sembilan digit hari ini. 

4. Yamaha F1 dan F1ZR

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!http://www.coigi.com

Motor Yamaha yang melegenda juga datang dari varian bebek, yaitu Yamaha F1 dan F1ZR. Perjalanan keduanya didahului dengan Yamaha Force 1 (F1) 105 CC pada 1994. Tiga tahun beredar, F1 berevolusi menjadi dan F1Z pada 1996. Barulah pada 1997 F1ZR diproduksi.

Upaya Yamaha meregenerasi motor bebek ini baru terlihat mencolok di F1ZR. F1ZR sempat memiliki transmisi kopling semi otomatis sebelum Yamaha memutuskan untuk mengaplikasikan kopling manual. Yamaha F1ZR membawa mesin 2 tak dengan kapasitas mesin 110,4 CC. 

Popularitas Yamaha F1ZR mendorong Yamaha untuk mengkapitalisasi reputasi yang diperoleh motor bebek ini. Sejumlah seri edisi terbatas dipasarkan di tanah air sampai tahun 2002. Desainnya didasarkan pada motor pembalap ulung tanah air. 

5. Yamaha Nouvo

Yamaha Genap 46 Tahun di Indonesia, Ini Deretan Motor Legendarisnya!instagram.com/yamaha.nouvo.gallery

Yamaha memperkenalkan Nouvo pada 2004. Nouvo memiliki transmisi otomatis CVT dan disusun untuk memberikan performa berkendara layaknya moped dengan kenyamanan yang serupa dengan skuter.

Tenaga Yamaha Nouvo berasal dari mesin 4 tak, SOHC 2-valve single-cylinder. Dengan mesin tersebut, motor ini bisa menghasilkan dorongan torsi yang kuat pada kisaran kecepatan sedang hingga rendah. 

Seiring berjalannya waktu, Yamaha Nouvo mengalami perubahan desain hingga terlihat lebih sporty dan trendy. Desain lebih futuristik disematkan pada 2005. Tidak hanya dari segi desain, performa Yamaha Nouvo juga kerap mendapat sejumlah peningkatan.

Perjalanan Yamaha Nouvo berhenti pada 2008. Kendati telah dipensiunkan, Yamaha Nouvo masih banyak diburu, khususnya oleh para kolektor hingga kini. 

Baca Juga: [FOTO] Uniknya Warna Gado-gado Yamaha Aerox 155 di Thailand  

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya