Comscore Tracker

3 Teknik Mengerem yang Wajib Kalian Ketahui 

Pelajari dan pahami ketiga teknik ini saat berkendara ya!

Jakarta, IDN Times – Naik sepeda motor itu gak sekedar memutir gas atau menginjak rem aja lho guys. Tetapi ada tekniknya. Ada teknik memuntir gas biar mesin gak menyentak dan konsumsi BBM gak boros.

Ada juga teknik menekan tuas rem supaya motor bisa berhenti secara gradual dan gak membuat kanvas rem menjadi gosong. Nah, artikel berikut akan membahas tiga teknik mengerem yang mungkin belum kamu ketahui. Simak, yuk!

1. Teknik Threshold

3 Teknik Mengerem yang Wajib Kalian Ketahui Dok.IDN Times/GIIAS 2019

Teknik megerem pertama bernama threshold. Teknik bisa dilakukan dengan cukup mudah. Bahkan mungkin kamu telah melakukannya tanpa menyadarinya.

Cara melakukan teknik threshold dengan menarik sedikit tuas, tidak perlu terlalu dalam. Tuas rem kemudian ditarik semakin dalam secara berangsur. Tujuannya agar ban tidak mengunci. 

Dengan teknik mengerem ini, sepeda motor akan akan berhenti secara perlahan.

Baca Juga: Siapkan Rp750 Ribu Kalau Masih Nekat Naik Sepeda Motor Sambil Merokok 

2. Teknik Stab

3 Teknik Mengerem yang Wajib Kalian Ketahui motorcycle-central.com

Kalau sepeda motormu masih menggunakan rem jenis drum brake atau tromol, maka teknik ini pas banget kamu terapin. Caranya pun cukup mudah.

Teknik dilakukan dengan menarik tuas rem secara berulang-ulang secara cepat (menekan rem kemudian melepasnya lalu tekan lagi).

Teknik ini sangat berguna ketika kamu sedang berada di kecepatan tinggi dan ingin menurunkan laju kecepatan. Teknik stab ini juga berfungsi mencegah ban tidak mengunci.

3. Teknik squeeze

3 Teknik Mengerem yang Wajib Kalian Ketahui unsplash/Andrew Ly

Teknik squeeze ini mirip dengan teknik pengereman stab. Caranya dengan menarik tuas rem, lepas, lalu tekan kembali berulang-ulang. Namun, harus dilakukan secara perlahan dan lembut.

Selain teknik di atas, usahakan untuk membantu pengereman dengan menggunakan engine brake. Caranya dengan menurunkan perseneling ke gear yang lebih rendah. Cara ini, selain membuat kanvas rem menjadi lebih awet, juga bisa menurunkan kecepatan secara berangsur.

So, tetap hati-hati di jalan ya gaes. Ingat, jalanan bukan sirkuit!

Baca Juga: Hati-Hati, Mengendarai Motor Sambil Merokok Sekarang Didenda Lho!

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You