Comscore Tracker

Quicksilver: Motor Listrik Pemecah Rekor Dunia 38 Tahun

Menjadi pelopor kendaraan listrik di dunia

Jakarta, IDN TIMES - Mike Corbin terkenal sebagai pengendara sepeda motor listrik tercepat pertama di dunia. Pada Agustus 1974, Corbin memecahkan rekor kecepatan melaju dengan motor listrik yang mencapai 266,18 km/jam. Kuda besi yang dia tunggangi kemudian dinamakan Quicksilver.

Saat itu, Corbin telah membuktikan kekuatan yang dihasilkan motor listrik. Apa yang membuat motor ini bisa melaju sangat kencang? Simak terus kisah Quicksilver sebagai kendaraan listrik pemecah rekor dunia.

1. Mike Corbin, sang teknisi listrik

Quicksilver: Motor Listrik Pemecah Rekor Dunia 38 TahunMotor listrik Quicksilver (newatlas.com)

Seorang mantan teknisi listrik di Angkatan Laut, Mike Corbin, membangun sepeda motor bertenaga baterai di awal 1970-an, dan menorehkan namanya dalam sejarah dunia dengan rekor kecepatan laju kendaraan listrik yang bertahan selama 38 tahun, bahkan ketika teknologi semakin berkembang.

Sebenarnya, kendaraan listrik sudah diciptakan dan dipasarkan sejak awal abad 20. Namun seiring berjalannya waktu, kendaraan listrik kalah saing dengan yang bermesin bensin. Memasuki 1970-an, dominasi mesin bensin membuat kendaraan listrik menjadi kurang terdengar keberadaannya. Dengan ini, maka bisa dibilang Mike Corbin menjadi salah satu pionir yang mengembangkan dan memperkenalkan kembali kendaraan listrik dengan Quicksilver miliknya.

Baca Juga: Sejarah Sepeda Motor Listrik Sejak Abad ke-19 

2. Quicksilver dirancang serupa dengan teknologi buatan NASA

Quicksilver: Motor Listrik Pemecah Rekor Dunia 38 TahunQuicksilver dan Mike Corbin (newatlas.com)

Quicksilver menggunakan baterai berbahan silver-zinc yang sangat canggih pada saat itu. Baterai ini dikembangkan oleh pabrikan bernama Yardney. Perusahaan ini juga menyuplai baterai serupa untuk digunakan oleh NASA dalam beberapa misinya di luar angkasa.

Mesin yang digunakan Quicksilver juga terbilang unik, yakni terdiri dari dua starter pesawat tempur jet A-4 Fighter.

3. Biaya pengembangan Quicksilver sangat mahal

Quicksilver: Motor Listrik Pemecah Rekor Dunia 38 TahunQuicksilver motor listrik (blog.motorcycle.com)

Dengan mesin dan baterai seperti itu, bisa kita bayangkan betapa mahal biaya pengembangan Quicksilver. Baterai silver-zinc tergolong sangat mahal jika digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Namun, walau penyimpanan dayanya sangat besar, baterai ini memiliki kekurangan pada proses pengisian yang terbatas. Apalagi saat ini sudah ditemukan baterai lithium-ion, membuatnya sangat dihindari untuk diterapkan pada kendaraan listrik di masa sekarang.

Kini, Quicksilver sudah beristirahat dengan tenang di Small Wonders Micorcar Museum, Illinois, Amerika Serikat, dengan membawa kenangan atas kejayaannya di masa lampau.

Baca Juga: Motor Trail Bertenaga Listrik Siap Meluncur! 

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya