Comscore Tracker

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadari

Jika sering bawa muatan berat, kamu wajib baca ini!

Jakarta, IDN Times - Motor terdiri atas beberapa komponen penting, salah satunya rantai. Bagian ini berperan dalam menghubungkan tenaga mesin pada roda agar bisa berputar. Oleh karenanya, menjaga kualitas rantai jadi sebuah keharusan.

Sayangnya, gak banyak orang memperhatikan rantai sehingga cepat kendor bahkan putus. Rusaknya rantai pun akan berdampak negatif pada komponen lain. Misalnya saja, gir lebih cepat aus dan menimbulkan suara cekrek-cekrek.

Mayoritas mekanik telah mengimbau untuk melakukan pengecekan rantai setiap 500 hingga seribu kilometer. Lebih dari itu, potensi rantai putus di jalan makin besar. Selain itu, ada baiknya pula mengetahui penyebab rantai motor kendor untuk menghindari hal yang tak diinginkan dan mencegah kerusakan lain terjadi.

1. Rantai terlalu kering

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasi rantai terlalu kering (powerhouseperformancecycle.com)

Untuk meminimalisir gesekan, biasanya rantai diberi pelumas agar licin. Saat gaya gesek kecil, maka daya tarik menarik antar rantai jadi minim. Hal tersebut membuat rantai lebih mudah berputar dan beban tarikannya pun jadi lebih enteng. 

2. Proses pengencangan kurang tepat

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasu mengencangkan rantai (instructables.com)

Proses pengencangan rantai yang kurang tepat juga menjadi peyebab rantai motor kendor. Saat mengencangkannya, pastikan jarak kanan dan kiri arm-nya sama. Jika tidak, gir depan dan belakang akan jadi gak center. Bila terus dibiarkan, rantai akan cepat aus dan menimbulkan suara bising akibat gesekan rantai dengan gir.

3. Aktivitas berkendara stop and go

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasi sedang menarik gas motor (pixabay.com/dianejmoss)

Gaya berkendara stop and go mungkin sering dilakukan. Contohnya, saat menarik gas dan rem motor secara mendadak ketika berkendara. Tanpa sadar, aktivitas tersebut dapat menarik gir dengan daya besar. Dampaknya, baut melonggar dan bergeser dari tempatnya sehingga rantai pun kendur.

Baca Juga: 3 Jenis Pelumas Rantai Sepeda, Jangan Sampai Salah Pilih

4. Muatan terlalu berat

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasi mengendarai motor (pexels.com/cottonbro)

Rantai motor kendor juga bisa disebabkan beban muatan. Jika sering dipakai boncengan, rantai motor umumnya lebih cepat kendur dibanding dipakai sendiri. Hal ini terjadi, karena tekanan pada rantai jadi lebih berat sehingga saat motor dijalankan akan berpacu lebih keras. 

5. Medan dan kondisi jalanan

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasi jalanan (instagram.com/vickynit13)

Faktor eksternal, seperti medan penuh tanjakan dan turunan tajam, bisa berpengaruh pada kekencangan rantai. Hal tersebut berhubungan dengan beban yang ditanggung rantai. Terlebih saat lintasan jalan gak rata atau bergelombang.

Kalau sering berkendara di medan yang sulit, sering-seringlah cek kondisi rantai. Pastikan pula olesi rantai dengan pelumas secara berkala.

6. Gir yang sudah aus

6 Penyebab Rantai Motor Kendor dan Aus, Jarang Disadariilustrasi gir kotor (motosport.com)

Selain permasalah dari rantai, gir aus juga bisa membuat rantai cepat kendur. Biasanya, hal ini terjadi pada motor dengan kilometer yang cukup tinggi. Penyebab gir aus kerap terjadi karena tumpukan kotoran dan jarang dibersihkan.

Nah, itulah penyebab rantai motor kendor yang jarang disadari. Selain dikencangkan, mengganti rantai motor maupun gir penting dilakukan untuk mencegah kerusakan lainnya. Jika merasa ulasan di atas informatif, cari tahu info otomotif lainnya di IDN Times.

Baca Juga: Tips Merawat Rantai Motor, Jangan Sampai Kendor!

Topic:

  • Putri Intan Nur Fauziah
  • Lea Lyliana

Berita Terkini Lainnya