Direksi Perindo Kena OTT KPK, Kemen-BUMN Minta Operasional Tetap Baik

Tiga diretur Perum Perindo ditangkap KPK

Jakarta, IDN Times - Deputi Bidang Agro Industri dan Farmasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wahyu Kuncoro mengungkapkan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dihadapi Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Tiga direktur Perum Perindo diamankan oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Senin malam (23/9).

Kendati begitu, ia meminta manajemen Perum Perindo tetap melaksanakan dan memastikan operasional perusahaan berjalan dengan baik, "Dan memastikan operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik, terutama terus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air," katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (24/9).

1. Perum Perindo diminta berpedoman pada tata kelola perusahaan

Direksi Perindo Kena OTT KPK, Kemen-BUMN Minta Operasional Tetap BaikIDN Times / Auriga Agustina

Selanjutnya, Kementerian BUMN meminta agar semua kegiatan terus berpedoman pada tata kelola perusahaan yang baik. "Juga terus mendukung upaya-upaya pemberian informasi yang benar sebagai wujud organisasi yang menghormati hukum."

Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi, Dirut BUMN Perindo Terancam Bui 20 Tahun 

2. Dirut termasuk direksi yang ditangkap saat OTT

Direksi Perindo Kena OTT KPK, Kemen-BUMN Minta Operasional Tetap BaikIDN Times / Auriga Agustina

Tiga orang dari jajaran direksi yang diamankan tersebut adalah Direktur Utama Risyanto Suanda, Direktur Keuangan Arief Goentoro, dan Direktur Operasional Farida Mokodompit.

Dalam OTT tersebut, Tim Satgas KPK mengamankan barang bukti berupa uang senilai US$30 ribu atau lebih dari Rp400 juta yang diduga sebagai fee jatah kuota impor ikan jenis tertentu yang diberikan Perindo kepada pihak swasta.

3. Ada 9 orang yang terjaring

Direksi Perindo Kena OTT KPK, Kemen-BUMN Minta Operasional Tetap BaikIDN Times / Auriga Agustina

Selain menangkap tiga orang jajaran direksi tersebut, KPK juga menangkan 6 orang lainnya dalam OTT itu. Penangkapan tersebut dilakukan di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: [BREAKING] KPK OTT Tiga Jajaran Direksi BUMN Perindo

Topik:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya