Comscore Tracker

Erick Thohir Bakal Bubarkan BUMN Sekarat, Tunggu Kejutannya! 

Kejutan dari Erick Thohir mash terus hingga akhir tahun

Jakarta, IDN  Times - Menteri Badan Usaha milik Negara, Erick Thohir, menuturkan masih akan melakukan perombakan pada jajaran direksi dan komisaris di tubuh perusahaan pelat merah pada tahun ini. Tak hanya itu, dia pun akan membubarkan BUMN yang berstatus sekarat.

"Sudah pasti ada perubahan direksi dan komisaris sampai akhir tahun," katanya di Gedung Kementerian BUMN, Jumat (21/2).

1. Erick Thohir minta direksi dan komisaris bekerja dengan benar

Erick Thohir Bakal Bubarkan BUMN Sekarat, Tunggu Kejutannya! IDN Times / Auriga Agustina

Dia menjelaskan hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Menurutnya, perombakan direksi dilakukan karena direktur yang bersangkutan bekerja tidak sesuai dengan strategi bisnis yang diharapkan atau memang masa jabatannya telah berakhir.

"Makanya kerja saja yang benar, nanti kan ada penilaian," ujarnya.

Sejak menjabat, Erick Thohir telah merombak beberapa jajaran direksi dan komisaris di pelat merah. Baru-baru ini jajaran direksi dan komisaris yang dirombak oleh mantan bos Mahaka Media itu ialah PT Bank Negara Indonesia atau BNI.

Baca Juga: Rombak Direksi, Erick Thohir Tunjuk Herry Sidharta Jadi Dirut BNI

2. Erick Thohir sebut 10 perusahaan BUMN statusnya sekarat

Erick Thohir Bakal Bubarkan BUMN Sekarat, Tunggu Kejutannya! Menteri BUMN Erick Thohir (IDN Times/Shemi)

Tak hanya itu, Erick Thohir juga mengungkapkan, ada 10 perusahaan BUMN yang saat ini sekarat alias dead weight. Nantinya, BUMN yang berstatus sekarat itu akan dilikuidasi atau dimerger.

Namun, Erick belum dapat menjelaskan perusahaan BUMN mana saja yang kondisinya tengah sekarat.

"Ya adalah, nanti gak taunya minggu depan ada 25 kan kaget," ujarnya.

3. Erick Thohir juga bakal tutup anak usaha yang fungsinya tidak jelas

Erick Thohir Bakal Bubarkan BUMN Sekarat, Tunggu Kejutannya! Menteri BUMN Erick Thohir (IDN Times/Shemi)

Selain itu, Erick Thohir juga berencana untuk menutup atau melakukan merger terhadap anak usaha BUMN yang fungsinya tidak jelas. Dia pun mengatakan hingga saat ini, yang sudah siap untuk ditutup yakni Garuda Tauberes, anak usaha PT Garuda Indonesia.

"Hari ini yang sudah siap Garuda, ada lima anak usahanya yang dianggap tidak sesuai. Salah satunya Garuda Tauberes," katanya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Tauberes dan 4 Anak Usaha Garuda Segera Dibubarkan Erick Thohir

Topic:

  • Auriga Agustina
  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya