Comscore Tracker

IHSG Masih Kebal, Meski Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 Persen

IHSG dibuka menguat

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menguat 21,97 poin atau 0,43 persen ke level 5.148,998.
Sebanyak 72 saham menguat, 21 saham melemah, dan 29 saham tidak mengalami perubahan.

Adapun pada perdagangan pagi hari ini investor membukukan Rp31,982 milar, dengan volume transaksi sebesar 78,66 lembar saham dan frekuensi sebanyak 2,110 kali.

1. Investor optimistis data perekonomian mulai pulih

IHSG Masih Kebal, Meski Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 PersenIlustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, secara teknikal IHSG hari ini memang akan cenderung bergerak menguat.

Menurut dia meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat minus 5,32 persen, namun pasar masih optimistis bahwa data-data perekonomian mulai pulih.

"Investor juga akan mencermati musim rilis laporan keuangan Semester-I tahun 2020," ujar Dennies.

Baca Juga: Menanti Pertumbuhan Ekonomi RI, IHSG Rabu Pagi Bergerak Labil

2. BPS catat pertumbuhan ekonomi terendah sejak 1999

IHSG Masih Kebal, Meski Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 Persen(Ilustrasi pertumbuhan ekonomi) IDN Times/Arief Rahmat

Sebelumnya diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2020 terkontraksi atau minus 5,32 persen. Kepala BPS Suhariyanto menyebut kontraksi tersebut terendah sejak triwulan I 1999.

"Kalau kita melacak kembali kepada pertumbuhan ekonomi secara triwulanan, kontraksi ini terendah sejak triwulan I 1999. Pada waktu itu mengalami kontraksi sebesar minus 6,13 persen," ujarnya dalam video conference, Rabu 5 Agustus 2020.

Suhariyanto mengajak semua pihak saling bergandengan tangan memulihkan ekonomi di triwulan III 2020. Dia optimistis bila semua bisa berjalan beriringan, Indonesia bisa terhindar dari resesi.

"Salah satu kunci penting adalah penerapan protokol kesehatan. Ini kunci utama supaya COVID-19 tidak menyebar ke mana-mana," imbuh dia.

3. Kemarin IHSG ditutup menguat

IHSG Masih Kebal, Meski Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 PersenIlustrasi memantau pergerakan saham. ANTARA FOTO/Reno Esnir

Pada penutupan perdagangan, Rabu 5 Agustus 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 52,05 poin atau 1,03 persen ke level 5.127,05. Sementara, indeks LQ45 juga menguat 11,79 poin atau 1,49 persen menjadi 801,69.

Menurut Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji, menguatnya IHSG dipengaruhi sentimen meningkatnya kinerja PMI Manufaktur dari Indonesia, Tiongkok, negara-negara Eropa, bahkan USA. Selain itu, ada pula sentimen perkembangan positif dari penelitian vaksin COVID-19.

"Kemudian, ada program stimulus perekonomian. Dengan demikian, resesi teknikal yang dialami Indonesia tidak memengaruhi pelemahan IHSG pada hari ini," kata Nafan saat dihubungi IDN Times, Rabu.

Baca Juga: IHSG Menguat ke Level 5.127 di Tengah Pelemahan Ekonomi, Kok Bisa?

Topic:

  • Auriga Agustina
  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya