Comscore Tracker

KADIN: 6 Juta Karyawan Terdampak COVID-19, 90 Persennya Dirumahkan 

Sebanyak 10 persen di antaranya di-PHK

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan dari enam juta karyawan yang terdampak virus corona, 90 persen di antaranya telah dirumahkan. 

"Sisanya 10 persen di-PHK karena perushaaan gak kuat bayar," katanya dalam diskusi online Minggu (7/6).

Rosan mengatakan banyak perusahaaan memilih merumahkan karyawan dari pada mem-PHK karena tidak sanggup membayar pesangon para karyawan tersebut.

1. Angka pengangguran naik setelah COVID-19

KADIN: 6 Juta Karyawan Terdampak COVID-19, 90 Persennya Dirumahkan Ilustrasi situasi di perusahaan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Roslan mengatakan, sebelum wabah COVID-19 menyerang tanah air, jumlah pengangguran terbuka mencapai tujuh juta orang. Setelah COVID-19 mewabah, jumlah pengangguran, karyawan yang dirumahkan, dan karyawan yang berstatus pekerja paruh waktu menjadi 55 juta.

2. Pelonggaran PSBB dinilai tepat untuk membantu UMKM

KADIN: 6 Juta Karyawan Terdampak COVID-19, 90 Persennya Dirumahkan Ilustrasi PHK (IDN Times/Arief Rahmat)

Rosan mendukung penuh langkah pemerintah melonggarkan PSBB. Sebab jika PSBB terus dilakukan, dikhawatirkan sektor UMKM akan tutup secara permanen. Perekonomian pun akan semakin terpukul sehingga berimbas pada PHK masal.

"Kita memang harus membiasakan diri untuk berdampingan, dan tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat dan kedisiplinan akan menjadi kunci segalanya untuk berdampingan dengan COVID-19," ujarnya.

3. Tidak mudah memulihkan ekonomi setelah pandemik COVID-19

KADIN: 6 Juta Karyawan Terdampak COVID-19, 90 Persennya Dirumahkan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Rosan mengakui memperbaiki kondisi perekonomian setelah COVID-19 tak semudah membalikkan telapak tangan. Saat ini saja, kata dia, banyak perusahaan yang meminta restrukturisasi pada bank. Rosan menyebut nilainya mencapai Rp1.500 triliun.

"Yang minta restruturisasi saja sekarang sudah di level 30 persen dari total portofolio. Jadi sudah ada Rp1.500 triliun yang sudah minta restruturisasi pada pihak perbankan, itu angka yang sangat besar," ucapnya.

Dia memprediksi apabila COVID-19 berkepanjangan hingga Oktober 2020, akan ada 40 persen dari total portofolio yang akan meminta program restrukturisasi ini.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Dimulai Lagi, Erick Yakin Bisa Atasi Pengangguran

Topic:

  • Auriga Agustina
  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya