Mengawali September Ceria, IHSG Melaju ke Zona Hijau Pagi Ini

IHSG dibuka menguat 3,73 poin

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 3,73 poin atau 0,07 persen ke level 5.242 pada Selasa (1/9/2020) pagi. Sebanyak 54 saham menguat, 55 saham melemah dan 73 saham tidak mengalami perubahan.

Adapun volume transaksi pagi hari ini mencapai 103.345 juta, dengan frekuensi sebesar 2,573 kali. Investor membukukan transaksi Rp35,091 miliar.

1. Berikut sentimen penggerak IHSG hari ini

Mengawali September Ceria, IHSG Melaju ke Zona Hijau Pagi IniIlustrasi Harga Saham Turun (Bearish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, meski bergerak menguat hari ini IHSG diprediksi akan melemah secara teknikal.

Menurut dia hari ini investor akan mencermati dampak rebalancing MSCI terhadap pasar saham Indonesia.
Kemudian investor juga akan mencermati hasil rilis data inflasi dan manufacturing.

Baca Juga: Pasar Modal Belum Sepenuhnya Pulih, OJK: Sentimen Positif Mulai Ada

2. Bursa AS ditutup melemah

Mengawali September Ceria, IHSG Melaju ke Zona Hijau Pagi IniKaryawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020) (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Bursa Amerika Serikat ditutup bercampur, Dow Jones ditutup 28,430.05 atau melemah 0.78 persen, NASDAQ ditutup 11,775.46 atau melemah 0.68 persen, S&P 500 ditutup 3,500.31 atau melemah 0.22 persen.

Menurut Dennies, bursa saham AS ditutup melemah setelah menguat sepanjang bulan Agustus 2020. Momentum meningkat masih terlihat ada.

"Meskipun demikian, investor akan cenderung wait and see data ekonomi AS seperti data klaim pengangguran yang mulai menurun, akan tetapi dengan meningkatnya kasus COVID-19 investor menjadi was-was," ujarnya.

3. Pasar Modal Indonesia bergerak secara variatif dalam sepekan

Mengawali September Ceria, IHSG Melaju ke Zona Hijau Pagi IniPengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Selama sepekan pada periode 24 – 28 Agustus 2020, Pasar Modal Indonesia bergerak secara variatif. Peningkatan tertinggi pekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa sebesar 26,64 persen menjadi 15,085 miliar saham dari pekan lalu sebesar 11,912 miliar saham. Kemudian diikuti dengan kenaikan 15,56 persen dari rata-rata frekuensi transaksi harian menjadi 792,960 ribu kali transaksi dari 686,170 ribu kali transaksi pada penutupan pekan lalu.

Peningkatan juga dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa sebesar 3,58 persen menjadi Rp9,432 triliun dari Rp9,106 triliun pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: Harga Emas Tembus Rp1,054 juta, Investor Pasar Modal Putar Haluan? 

Topik:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya