Comscore Tracker

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi Pemerintah

Investor mengapresiasi dukungan pemerintah ke BUMN

Jakarta, IDN Times - Saham-saham BUMN kompak menguat pada perdagangan, Senin (24/11/2020). Berdasarkan data RTI, beberapa saham pelat merah yang masuk jajaran top gainers hari ini mulai dari PT Adhi Karya Tbk atau ADHI, PT Bukit Asam Tbk atau PTBA, PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau TLKM, hingga PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Lantas, apa yang menyebabkan saham-saham BUMN cerah di tengah kondisi resesi saat ini?

1. Saham BUMN menguat karena dukungan pemerintah diapresiasi pelaku pasar

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi PemerintahIlustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji mengatakan menguatnya saham-saham BUMN lantaran adanya dukungan pemerintah dalam memberikan stimulus untuk perusahaan pelat merah.

Salah satu contoh perusahaan BUMN yang mendapat dukungan pemerintah yakni PT Garuda Indonesia. Emiten sektor penerbangan ini akan mendapat danal talangan Rp8,5 triliun melalui skema Mandatory Convertible Bond atau MCB.

Berdasarkan data RTI sahan Garuda hari ini ditutup menguat, 0,51 persen ke Rp 396 per saham. Bahkan pada perdagangan Rabu 18 November 2020 saham Garuda menguat 18,79 persen menjadi Rp392 per saham.

Baca Juga: Saham BUMN Anjlok, Pemerintah Kaji Buyback Saham Pelat Merah 

2. Saham-saham infrastruktur BUMN juga menguat

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi PemerintahPengunjungi mengamati layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Lebih lanjut, Nafan mengatakan masuknya investor asing ke Indonesia karena omnibus law membuat saham-saham BUMN di sektor infrastruktur menguat.

"Kontrak baru bisa di raih optimal, kontrak baru kan akan membangun segala infrastruktur, kawasan ekonomi khusus di industri pasti di dukung BUMN-BUMN Infrastruktur untuk menyiadakan sarana dan prasarana," ujarnya.

Beberapa saham di sektor infrastruktur BUMN yang menguat di antaranya PT Adhi Karya Tbk atau ADHI menguat 11,41 persen, PT Waskita Karya Tbk atau WSKT menguat 6,83 persen, dan PT Wijaya Karya Tbk atau WIKA menguat 3,16 persen.

3. Investor asing lakukan aksi beli bersih Rp325,24 miliar

Saham-saham BUMN Mulai Pulih setelah Ada Intervensi PemerintahIlustrasi Uang (IDN Times/Arief Rahmat)

Untuk diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat 81,108 poin atau 1,46 persen ke level 5.652,76 pada perdagangan Senin (23/11/2020).

Volume perdagangan tercatat sebanyak 23,409 juta lembar saham, dengan frekuensi tercatat sebanyak 981,50 kali. Sementara secara kesuluruhan nilai transaksi saham mencapai Rp12,184 triliun. Berdasarkan data RTI, hari ini investor asing melakukan beli bersih Rp 325,24 miliar.

Baca Juga: Kucurkan Investasi Rp233 T ke BUMN, Pemerintah Untung atau Buntung?

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya