Comscore Tracker

Ini Respons BRI soal Isu Dana Bansos Rp2,7 Triliun Tertahan di Himbara

BRI dan Himbara melakukan penyaluran dengan kepatuhan tinggi

Jakarta, IDN Times - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) merespons pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang menyebutkan terdapat anggaran bantuan sosial (bansos) senilai Rp2,7 triliun yang masih tertahan di bank Himpunan Milik Negara (Himbara).

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, BRI beserta bank Himbara lainnya telah melaksanakan tugas dalam penyaluran bansos sesuai dengan tupoksinya masing-masing sesuai dengan Perpres No. 63 Tahun 2017, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 254/PMK.05/2015 dengan perubahannya 228/PMK.05/2016, PMK No. 43 Th 2020 dan Pedoman Umum/Juknis Penyaluran Bansos. 

“Dalam implementasi penyaluran bansos, BRI dan bank Himbara lainnya melakukan penyaluran dengan kepatuhan dan governance yang tinggi terhadap peraturan dan ketentuan-ketentuan yang mengaturnya,” jelasnya.

1. Peran BRI dan bank Himbara adalah berkoordinasi dengan Tim Koordinasi Daerah terkait pendistribusian KKS

Ini Respons BRI soal Isu Dana Bansos Rp2,7 Triliun Tertahan di HimbaraDirektur Bisnis Mikro BRI Supari. (Dok. BRI)

Terkait dengan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Supari menjelaskan bahwa peran BRI dan bank Himbara adalah berkoordinasi dengan Tim Koordinasi Daerah di Tingkat 1 dan 2 yang anggotanya terdiri atas Sekda Prov/Kab/Kota, Dinas Sosial Prov/Kab/Kota, dan Pendamping Sosial Kemensos setempat. 

Atas jadwal, lokasi, mengundang, dan mendatangkan KPM untuk menerima kartu dan buku tabungan merupakan tugas dan tanggung jawab Tim Koordinasi Daerah. Atas instruksi Kemensos, pendistribusian kartu dilakukan lebih awal untuk mempercepat proses penyaluran, walaupun dana alokasi (SP2D) belum tersedia dan/atau KPM belum terdapat data bayar dari Kemensos.

Baca Juga: Jawab Tantangan Transformasi, BRI Implementasikan Hybrid Bank

2. Empat poin utama tugas dan tanggung jawab bank Himbara terkait penyaluran bansos

Ini Respons BRI soal Isu Dana Bansos Rp2,7 Triliun Tertahan di HimbaraIlustrasi bansos dari pemerintah (Dok. IDN Times)

Kasus kartu saldo nol yang terjadi di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Demak pada 12 Januari 2022, atas nama KPM Sdr. Ishaq H, adalah karena yang bersangkutan belum masuk dalam daftar bayar dari Kemensos. Hal tersebut menjadi kewenangan Kemensos. Bank Himbara hanya sebagai bank penyalur jika KPM sudah ditetapkan dalam daftar bayar.

Supari menekankan bahwa sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang mengatur terkait dengan penyaluran bansos, terdapat empat poin utama yang menjadi tugas dan tanggung jawab bank Himbara sebagai bank penyalur bansos, yaitu membuka rekening dan mencetak Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sesuai dengan instruksi dari Kemensos, membantu mendistribusikan KKS yang waktu, lokasi dan mendatangkan KPM ditentukan oleh Tim Koordinasi.

Selain itu, mendistribusikan dana bantuan ke rekening KPM sesuai dengan instruksi Kemensos melalui mekanisme OMSPAN Kemenkeu, melaporkan progres data penyaluran, serta mengembalikan dana bantuan yang tidak termanfaatkan berdasarkan ketentuan dan atas instruksi Kemensos.

3. BRI sudah menyalurkan bansos kepada lebih dari 15 juta penerima

Ini Respons BRI soal Isu Dana Bansos Rp2,7 Triliun Tertahan di HimbaraIlustrasi penyaluran bansos BRI. (Dok. BRI)

Hingga akhir Desember 2021, BRI telah menyalurkan Bansos PKH senilai Rp11 triliun, Bansos Sembako Reguler senilai Rp16,6 triliun, Bansos Sembako PPKM senilai Rp2,4 triliun, dan Bansos penanganan kemiskinan ekstrem senilai Rp236,9 miliar kepada lebih dari 15 juta penerima yang tersebar hingga ke pelosok negeri.

“BRI mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan berbagai bentuk bantuan sosial dan stimulus, untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Supari.

Untuk informasi selengkapnya terkait dengan penyaluran bansos yang dilakukan BRI, bisa klik di sini. (WEB) 

Baca Juga: Berdayakan UMKM, Menteri BUMN Kunjungi Klaster Usaha Binaan BRI

Topic:

  • Marwan Fitranansya

Berita Terkini Lainnya