Comscore Tracker

Ibadah Haji Batal Lagi, Biro Haji Kehilangan Pendapatan Ratusan Miliar

Amphuri Jateng tagih janji pemerintah

Semarang, IDN Times - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jawa Tengah mengatakan keputusan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang membatalkan pemberangkatan ibadah haji tahun 2021 menjadi pukulan berat bagi sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah di wilayahnya.

"Langkah pemerintah ini jadi pukulan yang berat buat kita. Sebab sudah dua kali kita terkena dampak pembatalan ibadah haji. Dan efeknya di tahun ini justru membuat kita kepayahan," kata Ketua Amphuri Jateng, Endro Dwi Cahyono kepada IDN Times, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga: Simak! Ini Alasan Pemerintah Tak Berangkatkan Haji 2021

1. Biro haji Jateng kehilangan pendapatan sampai ratusan miliar

Ibadah Haji Batal Lagi, Biro Haji Kehilangan Pendapatan Ratusan MiliarSuasana Masjid Nabawi, Madinah yang dipenuhi oleh Jamaah di tengah musim haji (IDN Times/Umi Kalsum)

Endro mengungkapkan, batalnya pemberangkatan haji membuat perusahaan biro haji kehilangan pendapatan ratusan miliar selama setahun. Sebagai gambaran, setiap biro haji biasanya rutin memberangkatkan 10 ribu - 20 ribu calon jemaah dengan total pendapatan mencapai lebih dari Rp250 miliar.

"Kalau pemberangkatan jemaah umrah saja setiap biro dapat income Rp250 miliar. Maka kalau bicara soal haji, pendapatan kita lebih besar dari itu," ungkapnya.

Baca Juga: Menag Batalkan Ibadah Haji 2021, 29.916 Calhaj Jateng Gagal Berangkat

2. Selama pandemik banyak karyawan biro haji yang terkena PHK

Ibadah Haji Batal Lagi, Biro Haji Kehilangan Pendapatan Ratusan MiliarSuasana Masjid Nabawi, Madinah yang dipenuhi oleh Jamaah di tengah musim haji (IDN Times/Umi Kalsum)

Endro menjelaskan, dampak yang dirasakan perusahaan juga berimbas pada karyawan biro haji. Gaji mereka harus dipangkas demi keberlangsungan perusahaan. 

Meski demikian, Endro menilai kondisi tersebut masih relatif baik dibanding, mengingat banyak biro haji yang melakukan PHK besar-besaran selama masa pandemik COVID-19.

"Kita sekarang kondisinya masih vakum. Gak ada lagi income yang masuk. Kita ngasih pegawai dengan gaji separuh aja sudah bagus. Karena banyak sekali pegawai biro haji yang di-PHK. Yang tidak kena PHK cuma staf inti yang pegang data calon jemaah saja," beber pria yang jadi anggota Komisi E DPRD Jateng itu. 

3. Amphuri Jateng tagih janji pemerintah tuntaskan target vaksinasi COVID-19

Ibadah Haji Batal Lagi, Biro Haji Kehilangan Pendapatan Ratusan MiliarVaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis pertama pada seorang seniman saat vaksinasi massal bagi seniman dan budayawan, di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Untuk saat ini, pihaknya menagih keseriusan dari pemerintah agar menuntaskan target vaksinasi bagi 98 juta penduduk. Ia menganggap target itu bisa tercapai jika pemerintah mencari tambahan pasokan vaksin ke negara lain. Termasuk mencari pasokan vaksin Pfizer ke sejumlah negara.

Endro pun mendesak pemerintah pusat untuk berdiplomasi antarkepala negara dengan melobi Raja Arab Saudi supaya kedepan bisa mengeluarkan Indonesia dari daftar 9 negara yang dilarang masuk ke Saudi. 

Baca Juga: [LINIMASA] Perkembangan Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya