Comscore Tracker

Penerimaan Pajak Belum Maksimal, PR untuk Dirjen yang Baru

Pemerintah jangan asal pilih Dirjen Pajak yang baru

Jakarta, IDN Times - Realisasi penerimaan negara dari sektor pajak tidak pernah mencapai target setiap tahunnya. Berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah, salah satunya dengan melakukan program tax amnesty.

Pemerintah harus segera memikirkan dan mencari jalan keluar terkait hal tersebut. Pasalnya, penerimaan pajak erat kaitannya dengan rencana keuangan tahunan negara yang diatur dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

1. Penerimaan pajak setiap tahunnya tidak pernah mencapai target

Penerimaan Pajak Belum Maksimal, PR untuk Dirjen yang BaruIDN Times/Helmi Shemi

Praktisi Bisnis Roy Sembel mengatakan realisasi penerimaan pajak pada semester I 2019 mencapai Rp 603,34 triliun atau hanya 38,25 persen dari target dalam APBN.

“Penerimaan ini hanya tumbuh 3,75 persen year on year (YoY) jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu,” kata Roy di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/10).

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Ancam Segel Penunggak Pajak Air Tanah 

2. Peran Dirjen Pajak yang baru sangat mempengaruhi penerimaan pajak ke depan

Penerimaan Pajak Belum Maksimal, PR untuk Dirjen yang BaruIDN Times/ Alfi Ramadana

Menanggapi itu, Roy Sembel menjelaskan bahwa peran seorang pimpinan di Dirjen Pajak sangat berpengaruh untuk mencapai realisasi pajak tersebut.

“Perlu ada orang yang leadership-nya kuat. Dia harus bisa berada di tengah untuk mengelola organisasi jadi lebih good governance, menggunakan teknologi yang state of art, kompeten, sudah punya pengalaman, dan punya network," ucapnya.

3. Pemerintah jangan asal untuk memilih Dirjen Pajak yang baru

Penerimaan Pajak Belum Maksimal, PR untuk Dirjen yang BaruIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Roy berharap, nantinya pemerintah tidak sembarangan dalam memilih Dirjen Pajak yang baru. Ia juga mengingatkan, pimpinan tersebut harus memiliki rekam jejak dan karir yang bagus selama bekerja diinstitusi tersebut.

"Jangan asal taruh jabatan, career path dari orang tersebut harus jelas. Jadi, saya harap orang ini bisa memberikan ide brilian. Contohnya adalah membuat masyarakat bangga jika membayar pajak karena turut membangun negara ini," tegasnya.

4. Dirjen Pajak Robert Pakpahan akan memasuki masa pensiun

Penerimaan Pajak Belum Maksimal, PR untuk Dirjen yang BaruIDN Times/Auriga Agustina

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan sedang mempersiapkan sosok baru pengganti Robert Pakpahan yang saat ini menjabat sebagai Dirjen Pajak. Robert sendiri akan memasuki masa pensiunnya pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Baca Juga: Dorong Kepatuhan Wajib Pajak, Ini Gebrakan KPP Pratama Binjai

Topic:

  • Anata Siregar

Just For You