Comscore Tracker

Dolar AS Tekuk Rupiah Pagi Ini, Mata Uang Garuda Melemah ke Rp14.741

Kurs rupiah dibuka melemah 50 poin ke Rp14.741 per dolar AS

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs mata uang rupiah kembali melemah atas mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (16/8/2022).

Seperti dikutip dari Bloomberg, kurs rupiah dibuka melemah 50 poin ke level Rp14.741 per dolar AS pada perdagangan pagi ini. Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp14.668.

Baca Juga: China Pangkas Suku Bunga, Rupiah Ditutup Melemah

1. Rupiah masih tertekan dolar karena pelemahan kemarin

Analis PT Sinarmas Futures, Ariston Tjendra, mengatakan nilai tukar rupiah masih berpeluang tertekan terhadap dolar AS karena meneruskan pelemahan kemarin.

Awal pekan ini, para pelaku pasar terlihat masih mempertimbangkan soal rencana kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral AS yang agresif. Meskipun data inflasi AS yang terakhir menunjukkan penurunan, tapi beberapa petinggi The Fed masih mendorong kebijakan kenaikan suku bunga acuan untuk menurunkan level inflasi ke kisaran target 2 persen.

"Inflasi AS saat ini masih jauh dari target di kisaran 8-9 persen," kata Ariston saat dikonfirmasi oleh IDN Times pada Selasa (16/8/2022).

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah usai Pengumuman Data Inflasi AS 

2. Rupiah masih bisa berpotensi comeback

Selain itu, lanjut Ariston, menurunnya data ekonomi China sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia yang dirilis kemarin pagi menambah kekhawatiran pasar soal pelambatan ekonomi global. Data yang dirilis kemarin yaitu data produksi industri dan data penjualan ritel bulan Juli yang terimbas efek negatif dari lockdown.

"Di sisi lain, surplus neraca perdagangan Indonesia bulan Juli mungkin bisa menahan pelemahan rupiah. Bila kekhawatiran terhadap dua sentimen di atas mereda, rupiah bisa kembali menguat," kata Ariston.

Baca Juga: Ekonomi Jepang Q2-2022 Tumbuh 2,2 Persen

3. Proyeksi rupiah pada penutupan perdagangan nanti sore

Ariston menambahkan, rupiah diproyeksikan akan mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan nanti sore.

"Potensi pelemahan ke level Rp14.780 dengan support di kisaran Rp14.700," ucap Ariston.

Baca Juga: Inflasi AS Melambat, Rupiah Kembali Pecundangi Dolar 

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya