Comscore Tracker

Berpotensi Besar di Sektor Energi, RI-Rusia Buka Peluang Kerja Sama

Kolaborasi menjadi penting bagi kedua negara

Jakarta, IDN Times - Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar di sektor energi karena didukung oleh karakteristik konsumsi energi yang mirip. Guna mendukung potensi tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow menggelar webinar antara pelaku usaha Indonesia dan Rusia.

“Sebagai upaya untuk memanfaatkan potensi yang besar tersebut dan guna mendukung kinerja diplomasi ekonomi” kata Wakil Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Azis Nurwahyudi dalam keterangan resminya, Rabu (23/9/2020).

Sebanyak 85 peserta perwakilan dari pihak pemerintah, pelaku bisnis di sektor energi serta akademisi Indonesia dan Rusia berpartisipasi pada webinar tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia.

1. Indonesia tekankan pentingnya kolaborasi

Berpotensi Besar di Sektor Energi, RI-Rusia Buka Peluang Kerja SamaDuta Besar Ngurah Swajaya, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan sambutan pada webinar “Memanfaatkan Potensi Kerja Sama Energi Indonesia-Rusia” yang diselenggarakan KBRI Moskow (21/09/2020) (Dok. KBRI Rusia)

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Ngurah Swajaya, menekankan perlunya kolaborasi untuk mendorong diversifikasi pasokan energi. Hal ini dinilai sebagai kunci ketahanan dan kemandirian energi nasional untuk menghadapi ancaman pandemik COVID-19 dan kemungkinan disrupsi lain di masa mendatang. Apalagi, pasokan energi di Indonesia dan Rusia selama ini memang masih didominasi oleh energi fosil.

“Penggunaan energi fosil yakni migas dan batu bara mencakup 69 persen konsumsi energi di Indonesia, hal ini serupa dengan Rusia di mana 75 persen konsumsi energi berasal dari gas dan batu bara," kata Ngurah.

Sementara itu, Wakil Presiden Business Russia, Nonna Kagramanyan menyambut baik penyelenggaraan webinar ini dan mendorong kerja sama Indonesia-Rusia di bidang energi. “Rusia merupakan mitra yang tepat bagi Indonesia untuk pengembangan sumber energi alternatif dan energi terbarukan” sambung dia.

Baca Juga: Siapkah Indonesia Beralih dari Energi Fosil ke Energi Terbarukan?

2. Indonesia tidak bisa bergantung pada energi terbarukan saja

Berpotensi Besar di Sektor Energi, RI-Rusia Buka Peluang Kerja SamaIlustrasi Biodesel (IDN Times/Arief Rahmat)

Pakar Energi Indonesia, Toronata Tambun menilai Indonesia masih akan memiliki ketergantungan yang besar kepada energi fosil. Oleh sebab itu, Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada energi baru dan terbarukan saja.

“Para pelaku usaha Rusia di bidang energi harus memandang ini sebagai opportunity untuk melakukan investasi di Indonesia, bukan hanya untuk energi baru dan terbarukan tetapi juga pengembangan energi fosil menggunakan clean technology” ujarnya.

 

3. Indonesia juga perlu berinvestasi pada teknologi energi

Berpotensi Besar di Sektor Energi, RI-Rusia Buka Peluang Kerja SamaPexels.com/@pixabay

Direktur IBEKA (Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan) Tri Mumpuni mengungkapkan pentingnya Indonesia untuk berinvestasi pada teknologi energi yang berbasis pemberdayaan masyarakat setempat. Hal ini dinilai akan sangat membantu masyarakat yang ada di pulau terpencil untuk memenuhi kebutuhan energinya.

“Indonesia membutuhkan teknologi pembangkit energi micro-hydro dan micro-geo-thermal untuk dapat dijangkau oleh masyarakat di pulau-pulau terpencil di Indonesia” ucap dia.

Direktur MKS Group sekaligus Presiden Asosiasi Pembangkit Tenaga Listrik Rusia Maxim Zargonov, mengatakan bahwa pihaknya memiliki teknologi pembangkit listrik tersebut dan siap bekerja sama dengan Indonesia untuk pengembangan teknologi dimaksud.

"(Kita) berpeluang untuk menjadi mitra bagi pengusaha-pengusaha sektor energi di Indonesia. MKS Group telah memiliki beberapa cabang di antaranya di Jerman, Kazakhstan dan Uni Emirat Arab," imbuh dia.

Baca Juga: Destinasi Wisata 10 Bali Baru Dipromosikan di Rusia

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya