Comscore Tracker

Bos Baru Garuda Janji Bakal Kaji Ulang Harga Tiket Pesawat

Bos Garuda bahas soal tiket pesawat saat bertemu Menhub

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, bertemu dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kementerian Perhubungan hari ini, Jumat (24/1). Selain berkenalan, ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Budi Karya kepada manajemen Garuda Indonesia.

"Beliau mengatakan bahwa karena isu tarif itu akhirnya beliau mendiskusikan soal harga (tiket pesawat) itu dengan kita," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (24/1).

1. Menhub minta Garuda Indonesia tidak menutup diri terkait permasalahan tarif

Bos Baru Garuda Janji Bakal Kaji Ulang Harga Tiket PesawatDirektur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Dalam pertemuan itu, lanjut Irfan, permasalahan tarif pesawat yang mahal sudah menjadi isu umum. Oleh karena itu maskapai diminta untuk bisa lebih terbuka dalam membahas tarif yang menjadi latar belakang harga tiket pesawat.

"Beliau menyampaikan bahwa ini sudah menjadi isu nasional, soal tarif. Jadi jangan menutup diri, jangan ngotot gitu kan," tutur dia.

2. Tarif pesawat bakal dikaji

Bos Baru Garuda Janji Bakal Kaji Ulang Harga Tiket PesawatEconomy Class Pesawat Garuda Airbus A330-900neo (IDN Times/Kevin Handoko)

Irfan menegaskan bahwa pihaknya akan mengkaji komponen tarif yang bakal dikaji. Dalam penentuan tarif, ada beberapa indikator, mulai dari harga avtur hingga maintenance.

"Saya gak bilang disesuaikan ya. Dikaji kan bisa macam-macam. Tapi kan penurunan dan sejenisnya itu kan banyak impact-nya. Dan banyak modelnya, ada banyak variasi. Dan tadi Pak Menhub menyampaikan ide dari beliau, sangat patut kita follow up," kata Irfan.

Baca Juga: Ini Sederet Pesan Menhub untuk Bos Baru Garuda

3. Kaji penyesuaian harga tiket pada rute-rute tertentu

Bos Baru Garuda Janji Bakal Kaji Ulang Harga Tiket PesawatIDN Times / Rahmat Arief

Terkait ide Menhub Budi, lanjut Irfan, ia menyampaikan agar Garuda Indonesia mengkaji penyesuaian harga tiket pesawat untuk rute-rute yang sepi. Langkah itu dinilai bisa mendorong minat masyarakat untuk kembali menggunakan si burung besi.

"Kan pesawat itu kadang-kadang kosong di hari-hari tertentu. Gitu kan. Atau bayar di depan untuk yang pesan jauh-jauh (hari) bisa lebih murah," tegasnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Irfan Setiaputra Minta Waktu untuk Kembalikan Citra Garuda Indonesia

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya