Comscore Tracker

Master Kopi Beri Saran agar Millennial Sukses Membangun Bisnis Kopi

Bisa pilih terjun langsung atau jadi investor saja~

Semarang, IDN Times - Bisnis kopi saat ini tengah melejit. Hampir di setiap sudut kota, khususnya di Jakarta, selalu ada coffee shop maupun kedai yang menyediakan kopi sebagai menu utamanya. Selain rasanya yang bisa bikin orang balik lagi, kopi selalu menjadi menu andalan saat nongkrong maupun saat mencari inspirasi dalam pekerjaan. 

Pada akhirnya, banyak yang melihat kopi sebagai bisnis yang menarik, khususnya bagi para millennial. Namun, membangun bisnis kopi tidaklah mudah. Founder of Kopisob, Rez Ferdian memberi saran bagi mereka khususnya para millennial yang ingin membangun bisnis kopi.

"Ketika saya mulai bisnis kopi itu saya simpel, saya berpikir bukan untuk bisnis, tapi melakukan apa yang saya cintai. Saya melakukan dengan sepenuh hati. Karena saya percaya apa yang dilakukan sepenuh hati, nanti rezekinya ngikut belakangan," ujarnya di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/9).

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kopi Kekinian di Bandung, Sudah Coba?

1. Kalau hanya ikut-ikutan bisnis kopi, Rez sarankan jadi investor

Master Kopi Beri Saran agar Millennial Sukses Membangun Bisnis KopiDok. Pribadi

Menurut Rez, membangun bisnis kopi jika tidak diikuti passion, maka akan mengalami kesulitan. Maka, dia menyarankan agar menjadi investor dan bekerja sama dengan orang yang memiliki kecintaan terhadap kopi. 

"Memang kalau truly in love with coffee or serving coffee, kalau untuk ikut-ikutan jadi investor aja. Jadi biar yang punya passion," tuturnya. 

2. Lakukan sepenuh hati, jangan diberi target

Master Kopi Beri Saran agar Millennial Sukses Membangun Bisnis KopiIDN Times/Indah Permata Sari

Lebih lanjut, Rez mengungkapkan jika dirinya tidak pernah memasang target harian atas penjualan kopinya. Sebab, hal itu dilakukan atas dasar kecintaannya kepada kopi. Meski begitu, sah-sah saja bagi mereka yang ingin memberi target untuk bisnis kopinya.

"Saya waktu awal-awal buka, saya bikin bussiness plan, tapi begitu buka, saya buang. Saya nggak mau target harian. Saya mau melakukan ini karena kesukaan," ungkapnya. 

"Untuk potensi ke depan, apapun yang dilakukan sepenuh hati, rezekinya akan ikut. Jadi potensinya akan bagus. Apalagi kalau kopi jadi kebutuhan, bukan gaya hidup," tambah dia. 

3. Perjuangan bisnis Rez Ferdian

Master Kopi Beri Saran agar Millennial Sukses Membangun Bisnis KopiInstagram.com/konkopia

Pria yang juga merupakan assesor untuk barista ini menceritakan perjuangan bisnis kopinya. Saat awal-awal membangun, dalam sehari coffee shop-nya bisa menjual hingga 100-150 cup.  Namun seiring berjalannya waktu, penjualannya turun hanya menjadi 70-80 gelas per hari. Semakin menjamurnya bisnis kopi menjadi pengaruh.

Meski begitu, kondisi itu tak menyurutkan dirinya untuk tetap menjalankan bisnisnya. Hal itu dia lakukan karena bisnis yang dijalankannya berdasarkan kecintaan. 

"Dominan yang datang ke saya adalah peminum kopi hitam. Jarang cari latte. Karena saya senang brewing-nya. Sekarang dengan makin banyak maka saya akan berbagi rezeki," kata Rez.

Baca Juga: 4 Tip untuk Sukses Merambah Bisnis Kedai Kopi

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya