Comscore Tracker

Perluas Transaksi, Lazada Gandeng OVO Perluas Pilihan Pembayaran

Bisa digunakan tanggal 8 Desember 2020

Jakarta, IDN Times - Lazada Indonesia (Lazada) menggandeng platform pembayaran digital, OVO, sebagai salah satu mitra pembayaran digital di layanan e-commerce milik mereka. Pilihan pembayaran menggunakan OVO tersedia di Lazada mulai tanggal 8 Desember 2020.

Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Lazada dalam rangka mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia.

“Kami melihat tren pergeseran transaksi ke arah digital dan penjualan secara online yang terus meningkat, sehingga kami terus menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, untuk menjaga stabilitas ekonomi seraya mendukung transisi dari transaksi offline ke online," kata Harumi dalam keterangan resminya, Rabu (9/12/2020).

1. Gandeng OVO, Lazada tawarkan diskon di 12.12

Perluas Transaksi, Lazada Gandeng OVO Perluas Pilihan PembayaranIlustrasi Promo/Diskon (IDN Times/Arief Rahmat)

OVO dan Lazada menawarkan ribuan promo 12.12 setiap hari selama periode 12-14 Desember 2020, di mana setiap transaksi belanja di Lazada dengan menggunakan pembayaran OVO akan memperoleh cashback sebesar 12 persen, maksimum Rp15 ribu dengan transaksi minimum sebesar Rp75 ribu menggunakan OVO Cash.

Selain itu, diskon hingga Rp15 ribu dengan berbelanja minimal Rp50 ribu khusus untuk pengguna baru Lazada yang menggunakan OVO Cash.

2. Lazada tingkatkan pilihan pembayaran

Perluas Transaksi, Lazada Gandeng OVO Perluas Pilihan PembayaranIDN Times/Helmi Shemi

Baca Juga: Data Pengguna Lazada Sempat Kebobolan, Kini Diklaim Sudah Aman

Chief Marketing Officer Lazada Indonesia, Monika Rudijono mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pilihan pembayaran kepada konsumen. Apalagi, transaksi non tunai selama pandemik menunjukkan peningkatan. 

“Seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang semakin melek digital, kami di Lazada terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan mitra strategis demi bisa memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan untuk para konsumen," dia menambahkan.

3. Pengguna transaksi digital di Indonesia tembus 65 persen

Perluas Transaksi, Lazada Gandeng OVO Perluas Pilihan PembayaranIlustrasi transaksi digital (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Diberitakan sebelumnya, transaksi digital yang membawa kemudahan dan efisiensi pembayaran di tengah pandemik COVID-19 ternyata berjalan cukup maksimal. Terbukti dari data tercatat, penggunaan digital payment atau transaksi digital di Indonesia mencapai 65 persen dari jumlah masyarakat di Tanah Air.

"Transaksi digital sebagai adopsi teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, karena rata-rata pengguna digital customer naik 5,7 persen per bulan," ujar Ekonom Senior Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (DKSP BI), Ronggo Gundala.

Ia mengatakan, peningkatan pengguna cashless juga merujuk terhadap transaksi e-commerce dari pelaku dan pedagang usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui beragam platform, termasuk pemakaian sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Indonesia.

"Pengguna cashlees dominan justru dari merchant pelaku bisinis, ada 5,3 juta merchant di Indonesia menerapkan non tunai dan 4,5 juta di antaranya merupakan industri UMKM," kata dia.

Baca Juga: Di Tengah Pandemik, Transaksi OVO Meningkat 30 Persen

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya