Comscore Tracker

Sikat! Harga Emas Turun Jadi Rp938 Ribu per Gram

Yuk beli, buat investasi jangka panjang

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam turun. Pantauan IDN Times dari logammulia.com, Selasa (1/12/2020), harga emas turun Rp4 ribu menjadi Rp938 ribu per gram.

Sementara, harga jual kembali atau buyback turun Rp5 ribu menjadi Rp811 ribu per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Sikat! Harga Emas Turun Jadi Rp938 Ribu per GramIlustrasi emas batangan (IDN Times/Arief Rahmat)

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp519 ribu

Harga emas 1 gram: Rp938 ribu

Harga emas 2 gram: Rp1,816 juta

Harga emas 3 gram: Rp2,699 juta

Harga emas 5 gram: Rp4,465 juta

Harga emas 10 gram: Rp8,875 juta

Harga emas 25 gram: Rp22,062 juta

Harga emas 50 gram: Rp44,045 juta

Harga emas 100 gram: Rp88,012 juta

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Baca Juga: 4 Hal Soal Tabungan Emas, Investasi Aman bahkan di Saat Krisis

2. Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Sikat! Harga Emas Turun Jadi Rp938 Ribu per GramPerhiasan emas di salah satu toko emas di Pasar Aceh (IDN Times/Saifullah)

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Itu berarti, di saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

3. Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas

Sikat! Harga Emas Turun Jadi Rp938 Ribu per GramIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Berinvestasi pada emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi.

Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.

Baca Juga: Beli Emas di Ladara Gratis Emas Rp5.050 Buat 10 Ribu Pendaftar Pertama

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya