Comscore Tracker

5 Saham Rekomendasi di Tengah Penguatan IHSG Hari Ini

IHSG sempat dibuka melemah tapi kini bergerak naik

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,4 poin ke level 6.060,3 pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/9/2021) pagi.

Grafik IHSG menunjukkan penguatan hingga 20 menit perdagangan dengan bergerak naik sekitar 26 poin atau 0,44 persen ke level 6.086.

Padahal, pada Selasa (21/9/2021), IHSG ditutup melemah 15,5 poin atau 0,26 persen ke level 6.060,7. Ini adalah hari pertama IHSG bergerak naik setelah sejak awal pekan bergerak di zona merah.

Baca Juga: 8 Saham Ini Cuan meski IHSG di Zona Merah Seharian

1. Pergerakan IHSG hari ini

5 Saham Rekomendasi di Tengah Penguatan IHSG Hari IniIlustrasi IHSG (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Dilansir RTI, IHSG melemah sejak pembukaan dengan level terendah 6.059,6 pada awal perdagangan dan tertingginya di level 6.092,9. Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi Rp2,4 triliun, dengan volume yang diperjualbelikan 3,5 miliar lembar saham, dengan frekuensi 229 ribu kali hingga 20 menit awal perdagangan.

Selain itu, sebanyak 277 saham menguat, 134 melemah, dan 166 stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Tips Investasi Saham dan Reksadana, Milennials Perlu Tahu

2. Pergerakan indeks saham

5 Saham Rekomendasi di Tengah Penguatan IHSG Hari IniIlustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Sejumlah saham unggulan ikut menguat di tengah penguatan IHSG pagi ini. Berikut daftarnya:

LQ45 menguat 0,46 persen ke level 855,624
IDX30 menguat 0,42 persen ke level 454,954
IDX80 menguat 0,49 persen ke level 123,137
IDXESGL menguat 0,56 persen ke level 125,855
IDXQ30 menguat 0,47 persen ke level 132,946

3. Beberapa rekomendasi saham hari ini

5 Saham Rekomendasi di Tengah Penguatan IHSG Hari IniIlustrasi IHSG. (IDN Times/Aditya Pratama)

Berdasarkan data RTI, banyak saham watchlist yang melejit di perdagangan pagi ini lebih dari 10 persen. Beberapa saham dengan kenaikan tertinggi, di antaranya:

PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)
PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)
PT Trisula International Tbk (TRIS)
PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI)
PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI)

Baca Juga: 6 Rekomendasi Buku Investasi Saham, Bahasanya Ringan buat Pemula

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya