Comscore Tracker

500 Ribu UMKM Melek Digital Jadi Pengguna Aplikasi Pembukuan Usaha Ini

Credibook ingin tingkatkan UMKM melek digital yang kini 13%

Jakarta, IDN Times - Salah satu perusahaan rintisan, CrediBook, mencatat lebih dari 500 ribu pengguna yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Fokusnya adalah para pelaku UMKM agar makin melek digital dan dapat mengelola keuangan usahanya secara modern dan profesional.

“Dengan misi menjadikan UMKM Indonesia melek digital, sejak awal tahun 2020 kami merintis aplikasi CrediBook agar dapat menjadi solusi cerdas dalam mendorong perekonomian nasional," kata CEO CrediBook, Gabriel Frans dalam keterangan tertulis, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Komitmen Kembangkan UMKM RI, PT Pupuk Indonesia Siap Dukung PaDI UMKM 

1. Fitur dan fasilitas menarik dari Credibook

500 Ribu UMKM Melek Digital Jadi Pengguna Aplikasi Pembukuan Usaha IniTampilan aplikasi CrediBook untuk UMKM (Dok. CrediBook)

CrediBook punya fasilitas yang mampu menghubungkan para pelanggan, pelaku UMKM, pemasok, dan wholesaler, melalui satu aplikasi pencatatan keuangan. Selain memiliki fungsi utama sebagai pencatatan keuangan usaha, CrediBook turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti pengiriman pesan tagihan, pembayaran tagihan atau transaksi keuangan di dalam aplikasi, hingga pengajuan pinjaman modal usaha.

"Inovasi yang kami hadirkan merupakan kontribusi nyata khususnya dalam membantu usaha kecil yang kini semakin rentan terdampak pandemi. Solusi menyeluruh dalam mengelola berbagai transaksi keuangan tersebut diharapkan dapat mendorong produktivitas UMKM yang memiliki potensi sangat besar," kata Gabriel.

CrediBook juga baru saja menerima pendanaan pra-seri A dari Wavemaker Partners, Alpha JWC Ventures, dan Insignia Ventures Partners.

2. Dapat dukungan dari Kementerian Koperasi dan UKM

500 Ribu UMKM Melek Digital Jadi Pengguna Aplikasi Pembukuan Usaha IniCOO CrediBook, Christian Lie, CEO CrediBook, Gabriel Frans, dan CTO CrediBook, Dekha Anggareska (Dok. CrediBook)

Selain itu, Credibook juga telah diganjar penghargaan sebagai juara pertama Pahlawan Digital UMKM 2020 dari Kementerian Koperasi dan UKM.

"Hasil ini sebuah pencapaian sekaligus momentum bagi CrediBook dalam memperluas jangkauan serta mengedukasi masyarakat akan solusi digital dari kami,” ujar Gabriel.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Fiki Satari, mengakui bahwa inovasi digital yang dihadirkan CrediBook dapat berkontribusi terhadap percepatan digitalisasi UMKM secara sistemik.

"Kami melihat dengan adanya CrediBook, para pelaku UMKM dari sektor mana pun dapat dengan mudah mengelola keuangannya lewat satu aplikasi; bahkan dapat membentuk sebuah ekosistem usaha berbasis digital," ucapnya.

Baca Juga: UMKM di Era Digital Harus Melek Design & Brand 

3. Data menyedihkan UMKM di Indonesia terkait digitalisasi

500 Ribu UMKM Melek Digital Jadi Pengguna Aplikasi Pembukuan Usaha Ini(ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Data Badan Pusat Statistik 2020 menunjukkan bahwa UMKM memiliki kontribusi sebesar 60,3 persen dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, UMKM menyerap 97 persen dari total tenaga kerja dan 99 persen dari total lapangan kerja. Sayangnya, dari 64,2 juta UMKM di Indonesia, hanya 13 persen yang memanfaatkan teknologi digital dalam mengelola usahanya.

Fiki mengatakan, struktur populasi usaha di Indonesia itu nyatanya didominasi usaha mikro, di mana sebagian besar dari pemilik usaha kecil masih bekerja secara konvensional.

"Baik itu pelaku usaha di sektor makanan dan minuman, aneka barang konsumsi, kerajinan, hingga material bangunan, mereka masih sangat manual termasuk dalam hal pencatatan keuangan," katanya.

Baca Juga: Grab Akan Latih dan Dampingi Ratusan UMKM dari Kelompok Terpinggirkan

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya