Comscore Tracker

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di Garuda

Suka Linkin Park dan punya cita-cita beli mobil mewah

Jakarta, IDN Times – I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara ditunjuk menjadi Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Garuda Indonesia. Pada Rabu, 12 September 2018, di Garuda City Center, Tangerang, Ari menggantikan Pahala Mansury yang telah menjabat selama 17 bulan.

Siapa sangka, jabatan itu harus dilepasnya setelah Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memberhentikannya, kemarin (5/12), karena penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat baru Garuda.

Dalam wawancara bersama IDN Times beberapa waktu lalu, Ari menuturkan tentang kesehariannya sebagai Dirut Garuda hingga kehidupan pribadinya. Mulai dari latar belakang penunjukkan dirinya sebagai dirut, pekerjaannya, termasuk hobi yang dia jalankan di tengah kesibukan menjadi dirut. Berikut fakta-fakta perjalanan Ari Askhara.

1. Tidak terlalu terkejut ketika ditunjuk sebagai direktur

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaIstimewa

Ari mengatakan ia tidak terlalu terkejut ketika ditempatkan di Garuda, terlebih sebagai dirut September lalu. Ia mengaku sudah tahu beberapa hal yang harus diperbaiki oleh Garuda.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo III, Direktur Keuangan PT Pelindo III, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia (persero) Tbk dan Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem PT Wijaya Karya (Persero).

“Sebenarnya gak kaget karena beberapa poin yang harus diperbaiki sudah tahu, tapi memang kalau dibanding dengan Pelindo III. Pelindo III perusahaan yang mempunya monopoli di daerah mempunyai area dan soal cash flow tidak akan salah. Dan harus pindah ke Garuda yang sebenarnya tahu penyakit apa yang harus diperbaiki ya,” katanya kepada IDN Times.

“Sebenarnya memang antara kewajiban pangggilan negara dan pribadi yang agak berbeda. Namun yang pasti bagaimana saya mengubah Garuda, challenge yang saya terima dan dilantik 12 September,” imbuhnya.

Baca Juga: Hadirkan Nuansa Tempo Dulu, Garuda Indonesia Luncurkan Vintage Flight

2. Ditunjuk untuk selamatkan Garuda Indonesia

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaIDN Times / Helmi Shemi

Ari mengungkapkan bagaimana pertama kali ia diberikan penugasan dari pemegang saham kepada dirinya dan direksi lainnya.

“Ini dilandasi karena pengalaman saya pribadi di Garuda Indonesia, bukan baru, tapi Direktur Keuangan dan Resiko Manajemen 2014-2016. Saat itu turn around dari lost US$378 juta, kami board of director membuat profit di US$78 juta in one year. Jadi berdasarkan itu pemegang saham meminta kami untuk bentuk tim dan menyelamatkan Garuda Indonesia,” ungkapnya.

3. Hobi main bola basket dari SMP

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaPexels/bruce mars

Berbincang hal personal, Ari mengatakan dirinya suka bermain bola basket sejak SMP. Tidak hanya basket, dirinya juga pernah bermain olahraga lain seperti kempo, softball dan golf.

“Dari SMP, sebelumnya saya kempo, softball. Saya di Dumai. Ayah saya kebetulan di Pertamina, BUMN juga jadi saya besar di Dumai, di Riau dan Pelaju di Palembang. Jadi selalu mainnya di komplek. Saya main softball, basket sampai main golf dari SD,” katanya.

4. Cita-cita waktu kecil yang cuma ingin punya mobil mewah

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaIDN Times/Kevin Handoko

Ari mengungkapkan dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi pilot, dokter atau impian anak-anak kala itu. Satu keinginan dirinya, ia hanya ingin punya mobil Mercy dan punya uang.

“Anehnya saya dulu gak pernah punya cita-cita jadi pilot, dokter, insinyur. Saya cita-citanya punya mobil, udah itu aja. Punya mobil mainan Mercy jadi pengen punya Mercy, sudah itu saja satu. Sama punya uang. Jadi mau jadi apapun asal punya Mercy dan uang,” akunya.

Kira-kira kalau sekarang sudah tercapai belum Pak?

“Lumayan melebihi kayaknya,” katanya tersenyum.

5. Suka Linkin Park, apa lagu kesukaannya?

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di Garudabillboard.com

Band yang digawangi oleh almarhum Chester Bennington dan Mike Shinoda, Linkin Park menjadi kesukaan pria lulusan master Administrasi Bisnis International Finance Universitas Indonesia ini.

“Saya suka lagunya yang Bleed It Out. I bleed it out. Digging deeper just to throw it away,” kata Ari sambil menyanyikan sebait lagu yang dikeluarkan pada 2007 dari album Minutes to Midnight itu.

6. Funding startup juga loh

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di Garudapexels.com/@startup-stock-photos

Gak cuma jadi Dirut, ternyata Ari juga membiayai (funding) salah satu startup. Apa ya?

“Saya juga funding salah satu startup, saya gak bisa sebut dan saya setuju ide-idenya dan saat ini sedang mencari investor seri A. Jadi mudah-mudahan bisa meledak tahun depan. Jadi kalau mempunyai jiwa muda gak harus muda,” katanya.

Baca Juga: Juni Ini, Garuda Indonesia Buka Penerbangan Langsung Makassar-Tokyo

7. Suka buku yang dibaca cewek juga

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaInstagram.com/officialagathachristie

Pria kelahiran Jakarta, 13 Oktober 1971 ini mengaku suka membaca. Dua novelis kesukaannya adalah Sidney Sheldon dan Agatha Christie.

“Dulu saya senang baca buku cerita. Dulu zaman kuliah walaupun ini dibaca oleh anak cewek saya juga suka baca Sidney Sheldon. Sebelumnya lagi Agatha Christie segala macam. Kalau sekarang bukunya menyangkut manajemen dan human capital,” ungkap Ari. 

8. Menggagumi Rhenald Kasali

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di GarudaIndonesiaX

Guru Besar Universitas Indonesia, Rhenald Kasali adalah orang yang menginspirasinya. Rhenald Kasali adalah dosen ketika Ari berkuliah di Universitas Indonesia.

“Dia yang mewarnai hidup saya untuk selalu berubah. Tetap masih berkomunikasi. Beliau yang mengajarkan bagaimana kita berubah dan terus berkembang untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

9. Bangun pagi, suka lari dan habiskan email sebelum jam 12 malam

Berakhir Dramatis, Ini 9 Fakta Perjalanan Karier Ari Askhara di Garudapixabay.com

Ari juga punya beberapa kebiasaan lain seperti datang ke kantor jam 7 atau 9 pagi. “Saya gak satu waktu tertentu tapi yang pasti saya habiskan email saya sebelum saya tidur,” katanya.

Di akhir pekan, ia rutin berlari dari rumahnya ke kawasan Menteng. “Long run sekitar 15-20 km. Dari rumah sampai Menteng,” imbuhnya.

Baca Juga: Wujud Kontribusi untuk Negeri, Garuda Indonesia & ACT Jalin Kolaborasi

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya