Comscore Tracker

AirAsia Layani Penerbangan untuk Repatriasi 162 WNI dari India

AirAsia sudah angkut 750 orang untuk penerbangan repatriasi

Jakarta, IDN Times - Maskapai AirAsia Indonesia kembali melaksanakan dua penerbangan khusus repatriasi yang memberangkatkan sebanyak 162 warga negara Indonesia di Malaysia melalui pesawatnya dengan kode penerbangan QZ pada 9 Juli 2020 lalu. Selain itu, mereka juga mengangkut 131 warga negara India di Jakarta kembali ke negaranya.

"Penerbangan niaga tidak berjadwal tersebut sekaligus menandai misi penyelamatan ke-6 dan ke-7 yang sukses dilayani oleh AirAsia Indonesia sejak pandemi COVID-19 melanda," kata Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

1. Proses penerbangan repatriasi

AirAsia Layani Penerbangan untuk Repatriasi 162 WNI dari IndiaAwak kabin yang bertugas pada penerbangan repatriasi AirAsia Indonesia-India

Ratusan warga negara Indonesia tersebut diberangkatkan pada 9 Juli 2020 dari Penang International Airport dengan kode penerbangan QZ 971 pada pukul 12:45 waktu setempat. Mereka tiba di Bandara Internasional Kualanamu pukul 12:40 WIB.

"Penerbangan ini dapat terwujud atas dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Penang, Malaysia," kata Veranita.

Sedangkan repatriasi warga negara India diadakan pada 12 Juli 2020. Mereka berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 04:30 WIB dan tiba di Cochin International Airport di Kochi, India pada pukul 09:11 waktu setempat dengan kode penerbangan QZ 982.

"Seluruh tamu pada penerbangan ini tergabung dalam Kerala Samajam Indonesia, salah satu Asosiasi Regional India di Indonesia, dan pelaksanaannya telah mendapatkan persetujuan dari Kedutaan Besar India di Jakarta," ujar Veranita.

Baca Juga: AirAsia Siap Buka Lagi Penerbangan Domestik 

2. AirAsia sudah mengangkut 750 orang untuk penerbangan repatriasi

AirAsia Layani Penerbangan untuk Repatriasi 162 WNI dari IndiaPeresmian livery Belitung AirAsia di Bandara H.AS Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Belitung, Rabu (19/2) (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Veranita mengatakan AirAsia Indonesia sejauh ini telah berhasil menerbangkan sebanyak 750 tamu yang terdiri dari 257 WNI, 300 WN India, 146 WN Filipina, dan 47 WN Amerika Serikat melalui 7 penerbangan khusus repatriasi.

"Sebagai salah satu maskapai berbiaya hemat dengan cakupan jaringan yang luas di Asia Pasifik, layanan penerbangan sewa (charter) kami dapat menjadi opsi terjangkau terutama untuk kebutuhan repatriasi hingga kargo ekspor dan impor," katanya.

Layanan ini juga menawarkan pilihan solusi bagi berbagai permasalahan terkait pengajuan izin penerbangan, persyaratan, regulasi, serta penanganan barang di destinasi yang dikehendaki.

3. Penerapan protokol ketat

AirAsia Layani Penerbangan untuk Repatriasi 162 WNI dari IndiaPesawat AirAsia yang membawa para TKI parkir di Bandara Ahmad Yani Semarang. Dok Humans Bandara Ahmad Yani Semarang

AirAsia memastikan menerapkan standar ketat dalam pengangkutan penumpang dan barang sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah, otoritas penerbangan sipil dan badan kesehatan setempat dan global, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Seluruh armada telah dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA (High Efficiency Particulate Arresters), yang dapat menyaring 99.999 persen partikel debu dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri. Pesawat yang digunakan langsung didesinfeksi segera setelah penerbangan sesuai dengan standar keselamatan operasional AirAsia.

Baca Juga: AirAsia Indonesia Layani Penerbangan Internasional Mulai 18 Mei

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya