Comscore Tracker

Dalam Banget, IHSG Terperosok 104,4 Poin Sore Ini

IHSG ditutup melemah jadi 5.883,8

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) benar-benar ambruk dari pembukaan hingga penutupan perdagangan, Senin(17/5/2021). IHSG ditutup melemah 104,4 poin atau minus 1,76 persen menjadi 5.833,8.

Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka pada level 5.950,1 atau naik 11,8 poin.

Baca Juga: Sempat Dibuka Menguat, IHSG Langsung Terjun Bebas di Senin Pagi

1. Pergerakan IHSG hari ini

Dalam Banget, IHSG Terperosok 104,4 Poin Sore IniIlustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)

Dilansir dari RTI, level terendah IHSG hari ini berada pada 5.817,7 sekitar pukul 14.00. Sedangkan, level tertinggi IHSG berada pada 5.958,7 pada awal perdagangan.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi Rp12 triliun dengan volume transaksi 18,5 miliar lembar saham dan frekuensi 1,1 juta kali. Sebanyak 113 saham menguat, 414 melemah dan 117 tidak mengalami perubahan.

2. Pergerakan indeks saham

Dalam Banget, IHSG Terperosok 104,4 Poin Sore IniIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 14,52 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.053,66 (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Pelemahan IHSG hari ini, diikuti pelemah saham unggulan. Berikut daftarnya:

LQ45 melemah 1,52 persen menjadi 869,494
IDX30 melemah 1,35 persen menjadi 462,846
IDX80 melemah 1,78 persen menjadi 124,901
IDXESGL melemah 1,06 persen menjadi 127,270
IDXQ30 melemah 0,90 persen menjadi 133,325

Baca Juga: 5 Alasan Kamu Gak Perlu Takut Memulai Investasi Saham, Sudah Tahu?

3. Saham-saham yang cuan dan melemah

Dalam Banget, IHSG Terperosok 104,4 Poin Sore IniLogo Telkom Indonesia (Website/telkom.co.id)

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas, ada sejumlah saham yang mencatatkan penguatan tertinggi pada hari ini. Di antaranya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Bank Mandiri (BMRI), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Sementara lima saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Pembangunan Perumahan, Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Baca Juga: 5 Langkah Memulai Investasi Saham Syariah  

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya