Comscore Tracker

Harga Emas Turun Lagi Jadi Rp1,015 Juta, Waktunya Investasi Nih!

Beli emas sekarang mumpung turun

Jakarta, IDN Times - Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) turun Rp2 ribu menjadi Rp1.015.000 per gram pada perdagangan pagi ini, Selasa (13/10/2020). Sementara, harga jual kembali (buyback) juga turun di angka Rp909 ribu.

1. Baiknya jual atau beli ya?

Harga Emas Turun Lagi Jadi Rp1,015 Juta, Waktunya Investasi Nih!Ilustrasi emas (ANTARA FOTO)

Berdasarkan grafik di Logam Mulia, harga emas cenderung turun dalam tiga hari terakhir. Grafik tersebut memperlihatkan bahwa sejak harga emas naik Rpp1.015.000 per gram pada 10 Oktober lalu, harga emas kemudian terus menurun hingga saat ini.

Dalam rentang waktu sejak 7 Agustus 2020, titik terendah emas adalah Rp1.011.000 per gram pada 26 Agustus 2020.

Sekadar informasi, harga emas pernah mencapai titik tertingginya di harga Rp1.065.000 per gram pada 7 Agustus 2020 lalu.

Baca Juga: Mau Investasi Paling Aman? Yuk, Pelajari Tabungan Emas

2. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Harga Emas Turun Lagi Jadi Rp1,015 Juta, Waktunya Investasi Nih!Petugas menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas Antam, Jakarta, pada 28 Juli 2020. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini:

Harga emas 0,5 gram: Rp537.500
Harga emas 1 gram: Rp1.015.000
Harga emas 2 gram: Rp1.970.000
Harga emas 3 gram: Rp2.930.000
Harga emas 5 gram: Rp4.855.000
Harga emas 10 gram: Rp9.645.000
Harga emas 25 gram: Rp23.987.000
Harga emas 50 gram: Rp47.895.000
Harga emas 100 gram: Rp95.712.000

3. Sebelum beli, perhatikan dengan baik bagian fisik dari emas tersebut

Harga Emas Turun Lagi Jadi Rp1,015 Juta, Waktunya Investasi Nih!Perhiasan emas di salah satu toko emas di Pasar Aceh (IDN Times/Saifullah)

Perbedaan antara emas asli dan emas palsu bisa dilihat dari fisiknya. Kamu bisa lihat tanda-tanda khusus yang biasanya ada di emas murni atau emas batangan.

Misalnya saja ada cap yang menandakan kadar emas tersebut. Umumnya menggunakan satuan fineness, tetapi lazimnya dikenal dengan menggunakan satuan karat dalam angka mulai dari 10K, 18K, dan 24K.

Pegang dengan baik emas yang kamu beli tersebut, kemudian coba gosok permukaan emasnya menggunakan telapak tangan atau telunjuk kamu. Jika setelah digosok warnanya jadi pudar dan tidak seragam, bisa dipastikan itu adalah emas palsu, begitu pun sebaliknya.

Jika si penjual tawarkan emas dengan kadar tinggi, kamu bisa cek lunak atau tidaknya emas tersebut dengan mudah. Karena semakin tingginya kadar karatnya, emas akan jadi semakin lunak.

Cara mengetahui asli dan palsunya emas tersebut paling mudah adalah dengan menggigit bagian permukaan emas. Jika setelah digigit ada bekas gigitan yang tertinggal, itu artinya emas asli.

Walau pun demikian, sangat disarankan sekali agar kamu tidak buru-buru membelinya. Karena bisa jadi material yang menyusun emas palsu itu adalah timah, karena logam timah juga termasuk golongan logam lunak.

 

 

Baca Juga: Fakta-fakta Kemudahan Bisnis dan Investasi di RI yang Tertinggal Jauh

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya