Comscore Tracker

Hore! Rupiah Akhir Pekan Dibuka Menguat 

Gak cuma terhadap dolar tapi ke semua mata uang

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (27/11/2020) pagi, dibuka melemah 37 poin menjadi 14.080 per dolar AS.

Hingga pukul 09.30 WIB, rupiah berada di kisaran pada level Rp14.117 hingga Rp14.069 per dolar AS. Rupiah bahkan terpantau menguat ke hampir semua mata uang dunia.

Baca Juga: Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS di Kamis Pagi

1. Data rupiah terhadap mata uang negara lain

Hore! Rupiah Akhir Pekan Dibuka Menguat Ilustrasi Uang Rp75000 (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Selain dolar AS, rupiah juga menguat terhadap mata uang lain. Berikut data selengkapnya:

  • Rupiah menguat 35 poin menjadi Rp10.361 terhadap dolar Australia
  • Rupiah menguat 10 poin menjadi Rp2.141 terhadap yuan Tiongkok
  • Rupiah menguat 52 poin menjadi Rp16.771 terhadap euro
  • Rupiah menguat 47 poin menjadi Rp18.802 terhadap pound Inggris
  • Rupiah menguat 5 poin menjadi Rp1.816 terhadap dolar Hongkong
  • Rupiah menguat 0,19 poin menjadi Rp134,24 terhadap yen Jepang
  • Rupiah menguat 0,03 poin menjadi Rp12,74 terhadap won Korea
  • Rupiah menguat 29 poin menjadi Rp10.517 terhadap dolar Singapura
  • Rupiah menguat 1,9 poin menjadi Rp464,2 terhadap baht Thailand

2. Rupiah ditutup menguat Kamis sore

Hore! Rupiah Akhir Pekan Dibuka Menguat Pedagang menunjukkan pecahan uang rupiah kuno di Pasar Baru, Jakarta, Jumat (30/10/2020) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Rupiah ditutup menguat 44 poin atau 0,31 persen ke posisi Rp14.100 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp14.144 per dolar AS pada Kamis, 26 November 2020 sore.

"Sekarang sentimen "risk on" masih kuat. Bursa menguat ditopang ekspektasi vaksin COVID-19 dan stimulus AS pasca-pilpres," kata analis Asia Valbury Futures Lukman Leong di Jakarta, seperti dilansir ANTARA.

3. Faktor lainnya yang mempengaruhi rupiah

Hore! Rupiah Akhir Pekan Dibuka Menguat Ilustrasi Vaksin (IDN Times/Arief Rahmat)

Selain stimulus AS, rupiah dan dolar dipengaruhi oleh vaksin. Saat ini ada beberapa kandidat vaksin COVID-19, salah satunya vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca, yang diklaim mempunyai tingkat keefektifan 90 persen. Selain itu, ada vaksin buatan Pfizer dengan tingkat keefektifan yang sama.

Kemudian ada vaksin dari Moderna yang diklaim memiliki tingkat keefektifan 94,5 persen. Selain itu, Sputnik V buatan Rusia juga diklaim memiliki tingkat keefektifan 95 persen.

Lukman menuturkan, pada akhir pekan rupiah masih akan bergerak positif, namun tidak akan menembus di bawah level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Baca Juga: Hore! Rupiah Awal Pekan Dibuka Menguat 

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya