Comscore Tracker

IHSG Dibuka Nyungsep ke Level 6.070

Berikut lima saham yang menguat lebih dari 5 persen

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 14,8 poin ke level 6.080 pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (13/9/2021) pagi. Grafik IHSG sempat menguat.

Namun akhirnya, IHSG kembali melemah hingga 20 poin lebih atau 0,30 persen ke level 6.070-an.

Sebelumnya, pada Jumat (10/9/2021), IHSG ditutup menguat 26,6 poin atau 0,44 persen ke level 6.094,8.

1. Pergerakan IHSG hari ini

IHSG Dibuka Nyungsep ke Level 6.070Ilustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)

Dilansir RTI, level terendah IHSG berada di 6.064,4 dan level tertingginya menyentuh 6.094,9 pada awal perdagangan. Hingga pukul 09.06 WIB, secara keseluruhan investor membukukan transaksi Rp610 miliar, dengan volume transaksi yang diperjualbelikan 1 miliar lembar saham dan frekuensi 90 ribu kali.

Selain itu, sebanyak 138 saham menguat, 200 melemah, dan 196 stagnan alias tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Jangan Salah, Ini 6 Perbedaan Reksadana Saham dan Investasi Saham

2. Pergerakan indeks saham

IHSG Dibuka Nyungsep ke Level 6.070Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Sejumlah saham unggulan terpantau melemah seiring pelemahan IHSG pagi ini. Berikut daftarnya:

  • LQ45 melemah 0,74 persen ke level 863,753
  • IDX30 melemah 0,78 persen ke level 459,816
  • IDX80 melemah 0,72 persen ke level 123,859
  • IDXESGL melemah 0,51 persen ke level 125,837
  • IDXQ30 melemah 0,70 persen ke level 133,500

3. Beberapa rekomendasi watchlist saham

IHSG Dibuka Nyungsep ke Level 6.070Ilustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan data RTI, banyak saham watchlist yang melejit di perdagangan pagi ini lebih dari lima persen. Beberapa saham dengan kenaikan tertinggi, di antaranya:

  • Asuransi Kresna Mitra (ASMI)
  • Allo Bank (BBHI)
  • PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS)
  • Bank Nationalnobu (NOBU)
  • PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK)

Baca Juga: Mengenal 4 Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen, Apa Saja? 

Topic:

  • Jihad Akbar

Berita Terkini Lainnya