Comscore Tracker

Investasi Rp817 T Buat 1,2 Juta Tenaga Kerja, Bahlil: Gak Gampang Bos!

Masih butuh investasi Rp205,6 triliun sampai akhir tahun

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan dari target investasi Rp817,2 triliun tahun ini dapat menyerap 1,2 juta tenaga kerja. Hal itu dinilai Bahlil tidak mudah.

"Tapi kan sekarang kami (menyerap tenaga kerja) 861 ribu. Jadi insyaallah masih punya waktu satu kuartal lagi sampai kuartal IV, ini memang kerjaannya enggak gampang bos," kata Bahlil dalam konferensi pers daring, Jumat (23/10/2020).

1. Data investasi sepanjang 2020

Investasi Rp817 T Buat 1,2 Juta Tenaga Kerja, Bahlil: Gak Gampang Bos!Ilustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Dengan menyisakan tiga bulan lagi atau kuartal IV, pemerintah masih kurang Rp205,6 triliun untuk bisa menyerap tambahan 338.399 tenaga kerja baru.

Data realisasi investasi BKPM pada tahun ini tercatat sebesar Rp611 triliun (periode Januari-September 2020). Dengan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp301,7 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp309,9 triliun.

Baca Juga: Realisasi Investasi Kuartal III, Investor Tanam Modal Rp209 Triliun

2. Penciptaan lapangan kerja di 2020

Investasi Rp817 T Buat 1,2 Juta Tenaga Kerja, Bahlil: Gak Gampang Bos!Ilustrasi bekerja (IDN Times/Dian Ayugustanty)

Sementara untuk penyerapan tenaga kerja sepanjang 2020 tercatat sebesar 861.601 orang. Dengan rincian per kuartal yakni 303.085 orang pada kuartal I, 263.129 orang pada kuartal II, dan 295.387 orang pada kuartal III.

Adapun PMA menyerap tenaga kerja sebanyak 412.647 orang dan PMDN menyerap 448,954 tenaga kerja.

3. Realisasi investasi 2020 berdasarkan sektornya

Investasi Rp817 T Buat 1,2 Juta Tenaga Kerja, Bahlil: Gak Gampang Bos!MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus. (IDN Times/Hana Adi Perdana)

BKPM mencatat ada lima sektor dengan investasi terbesar pada 2020. Yakni:

  1. Transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan investasi Rp108,4 triliun dengan pertumbuhan dibanding tahun lalu 17,7 persen.
  2. Listrik, gas dan air dengan investasi Rp72,9 triliun dengan pertumbuhan dibanding tahun lalu 11,9 persen.
  3. Industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya dengan investasi Rp69,8 trilun dengan pertumbuhan dibanding tahun lalu 11,4 persen.
  4. Perumahan, kawasan industri dan perkantoran dengan investasi Rp55,2 triliun dengan pertumbuhan dibanding tahun lalu 9 persen.
  5. Konstruksi dengan investasi Rp51,2 triliun dan dengan pertumbuhan dibanding tahun lalu 11,1 persen.

Baca Juga: BKPM Gagal Capai Target Investasi, Bahlil: Kuartal 2 Cobaan Terberat

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya