Comscore Tracker

Lion Group Pertanyakan Kemampuan KPPU dalam Kasus Kartel Tiket Pesawat

Lion Air membantah lakukan kartel tiket

Jakarta, IDN Times - Pengacara Lion Air Group, Harris Arthur Hedar mempertanyakan kapabilitas Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam menegakkan aturan serta pengawasan terhadap maskapai penerbangan karena mereka hanya sebagai lembaga pembantu.

Dalam sidang kedua perkara dugaan kartel tiket pesawat, Selasa (1/10), Harris menyebut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merupakan pelaksana fungsi utama.

Berdasarkan ketentuan Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, Pasal 10 Ayat 1 menyebutkan penerbangan dikuasai oleh negara dan pembinaan dilakukan oleh pemerintah. Ayat 2, pembinaan penerbangan meliputi aspek pengendalian dan pengawasan.

"Bahwa karena terjadi tumpang tindih overlap kewenangan ketika suatu lembaga pembantu lebih dominan menjalankan fungsinya dari pada suatu lembaga yang khusus memiliki fungsi tersebut maka KPPU sebagai lembaga pembantu tidak berwenang untuk melakukan tindakan overlap memeriksa perkara yang merupakan kewenangan khusus dirjen Perhubungan udara," kata Harris.

1. Lion Air Group membantah lakukan kartel

Lion Group Pertanyakan Kemampuan KPPU dalam Kasus Kartel Tiket PesawatIDN Times / Rahmat Arief

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Sidang Kurnia Toha di ruang sidang KPPU, Harris yang menjadi kuasa hukim Lion Air, Wings dan Batik Air membantah mereka melakukan pelanggaran kartel. Alasannya, investigator KPPU tidak dapat membuktikan adanya perjanjian tertulis antara pihak terlapor yang dalam hal ini para maskapai penerbangan yang terlibat.

"Tidak perjanjian tertulis yang mensyaratkan dan tidak berdasar. Kami tidak pernah membuat kesepakatan apapun baik secara tertulis maupun tidak tertulis," ujarnya.

Baca Juga: Akui Cabut Subsidi, Garuda dan Citilink Enggan Disalahkan Soal Kartel 

2. Lion Group berdalih ada peran agen travel dalam harga tiket mahal

Lion Group Pertanyakan Kemampuan KPPU dalam Kasus Kartel Tiket PesawatIDN Times/Shemi

Harris menjelaskan bahwa mahalnya harga tiket saat ini tidak langsung mereka tetapkan langsung ke konsumen akhir dalam hal ini calon pembeli tiket. Ia menyebut ada peran travel agent dalam penentuan harga tiket pesawat.

"Terlapor (nomor) 5 tidak menetapkan harga secara langsung ke konsumen akhir. Terlapor 5 juga melalui travel agent yang dapat menentukan harga sendiri yang kemudian jual ke konsumen akhir," jelas Harris.

3. Tidak ada konsumen yang mengeluh harga tiket mahal

Lion Group Pertanyakan Kemampuan KPPU dalam Kasus Kartel Tiket PesawatIDN Times/Hana Adi Perdana

Ia menambahkan, tidak ada penumpang yang merasa dirugikan harga tiket Lion Group mahal. Pasalnya, travel agent yang bekerja sama dengan Lion Group menjual tiket dan tersebar ke seluruh Indonesia.

"Penumpang juga beli ke travel agent dan belum pernah ada yang merasa dirugikan terkait harga tiket. Baik online atau offline. Tiket yg dijual semua jelas," ujarnya.

Baca Juga: Garuda dan Citilink Bantah Lakukan Monopoli dan Kartel Tiket Pesawat 

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya