Comscore Tracker

Mempertahankan Usaha Ritel di Tengah Gempuran Marketplace

PT Sarinah memaparkan cara mereka untuk tetap bisa bertahan

Jakarta, IDN Times – Digitalisasi banyak mengubah kehidupan manusia. Salah satu yang dampak dari digitalisasi adalah gempuran marketplace yang menghantui banyak usaha ritel. Beberapa ritel bahkan terpaksa menutup usahanya.

“Kalau di era disruption, online kini marak, banyak ritel yang tutup,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa atau yang akrab disapa Ngurah dalam acara Ngopi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (27/8).

Sebagai salah satu BUMN yang bergerak di sektor ritel, Ngurah menegaskan PT Sarinah akan tetap ada.

“Sarinah tetap eksis,” ucapnya.

Lalu bagaimana caranya?

Baca Juga: Menikmati Sore Hari di Sarinah Tanpa Demonstrasi

1. Mempercantik produk display

Mempertahankan Usaha Ritel di Tengah Gempuran MarketplaceIDNTimes/Holy Kartika

Ngurah mengatakan salah satu cara mempertahankan eksistensi ritel adalah dengan melakukan pembenahan toko.

“Sekarang kami mempercantik produk display. Sekarang lebih tertata,” katanya.

2. Mengadakan event sebagai aktivasi

Mempertahankan Usaha Ritel di Tengah Gempuran MarketplaceIDN Times/William Utomo

Tim ritel PT Sarinah juga melakukan evaluasi konten dan cara penyajian termasuk mengadakan event. Hal ini dinilai penting karena masyarakat juga butuh informasi dan event.

“Kami mengadakan acara fashion show, pekan seni. Kita lakukan aktivasi terus untuk menarik pengunjung,” kata Ngurah.

3. Menyediakan produk-produk unik

Mempertahankan Usaha Ritel di Tengah Gempuran MarketplaceDok. Pribadi

PT Sarinah juga mengadakan sejumlah kerja sama dengan mitra mereka untuk menampilkan produk-produk yang unik. Misalkan saja, kata Ngurah, mereka kerja sama dengan The Atjeh Connection dengan meluncurkan kopi rasa wine tapi tidak pakai alkohol.

“Selain jadi meeting point kami juga edukasi pengunjung dengan memberikan misal beli batik indigo dengan material alami. Kami juga punya produk yang unik warga binaan dari penjara," ujar Ngurah.

Hal itu cukup menurutnya, diminati wisatawan mancanegara. "Produk kita akurasi terus. Di lantai UG ada produk-produk unggulan Indonesia. Ada kuliner juga. Kita juga akan kerja sama dengan komunitas kopi Indonesia,” paparnya.

Baca Juga: Dukung Ibu Kota Pindah, Sarinah Akan Melebarkan Sayap ke Kaltim

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya