Comscore Tracker

Mengapa IHSG Akhir Pekan Memerah? 

Ditutup melemah menjadi 6.241,7

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak berdaya jelang akhir pekan dan ditutup melemah 47,8 poin atau 0,76 persen menjadi 6.241,7 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (26/2/2021) sore.

IHSG sudah anjlok sejak pagi meski sempat 'mampir' sebentar ke zona hijau jelang pukul 10.00 WIB.

1. Pergerakan IHSG hari ini

Mengapa IHSG Akhir Pekan Memerah? ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA/FOC.

Dilansir dari RTI, level terendah IHSG pagi ini berada pada 6.184 dan level tertingginya pada 6.302,3.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp21,6 triliun dengan volume transaksi sebesar 24,6 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 1,59 juta kali. Sebanyak 139 saham menguat, 345 melemah, dan 159 tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: 5 Istilah Penting Dipahami saat Kamu Menganalisis Saham

2. Pergerakan indeks saham

Mengapa IHSG Akhir Pekan Memerah? ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Melemahya IHSG pada penutupan hari ini juga diikuti turunnya beberapa saham unggulan.

LQ45 melemah 0,82 persen menjadi 944,747
IDX30 melemah 0,74 persen menjadi 503,524
IDX80 melemah 0,98 persen menjadi 135,789
IDXESGL melemah 0,26 persen menjadi 139,553
IDXQ30 melemah 0,65 persen menjadi 144,387

3. Saham-saham yang mencatat penguatan dan pelemahan tertinggi

Mengapa IHSG Akhir Pekan Memerah? IDN Times / Auriga Agustina

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas ada sejumlah saham yang mencatatakan penguatan tertinggi pada hari ini, yakni: Sarana Menara, Media Nusantara Citra, PT Merdeka Copper Gold Tbk, Tower Bersama Infrastructure, dan Unilever Indonesia.

Sementara 5 saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah: Tjiwi Kimia, United Tractors, Pakuwon Jati, Indocement Tunggal Prakarsa, dan Wijaya Karya.

Baca Juga: Asosiasi: Tak Semua Bisnis Startup Jadi Tujuan Investasi

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya