Comscore Tracker

Menteri Investasi Pastikan Microsoft Bangun Pusat Data di RI

Bahlil: bakal ada 69 ribu lapangan kerja baru sampai 2024

Jakarta, IDN Times - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memastikan Microsoft akan membangun pusat data di Indonesia. Kepastian ini didapat saat Bahlil melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dan bertemu dengan Microsoft di Washington DC untuk membahas perkembangan rencana investasi membangun pusat data di Indonesia.

Bahlil mengatakan Microsoft telah hadir di Indonesia selama 26 tahun, dengan mempekerjakan lebih dari 150 karyawan dan 7.000 mitra di seluruh Indonesia.

Dengan investasi ini diharapkan akan membawa dampak pada perekonomian digital Indonesia seperti penciptaan 69 ribu lapangan kerja di Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Melinda Gates, Mantan Bill Gates yang Dulu Kerja di Microsoft

1. Janji Microsoft dan rencana pencipataan lapangan kerja di Indonesia

Menteri Investasi Pastikan Microsoft Bangun Pusat Data di RImail.kz

Vice President of Azure Global-Microsoft Mark Jacobsohn menyampaikan bahwa Microsoft memiliki komitmen jangka panjang pada pertumbuhan Indonesia. Inisiatif yang dicanangkan di Indonesia dengan tema 'Berdayakan Ekonomi Digital Indonesia' akan merangkul berbagai pihak seperti pelayanan publik, pengembang (developer), dan ekosistem startup. 

“Kami berekspansi dengan cepat di wilayah Indonesia. Kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tentunya dari pemerintah Indonesia dan ketersediaan infrastruktur pendukung untuk mensukseskan investasi di Indonesia,” ungkap pria yang akrab disapa Jake ini dalam keterangan tertulis, Selasa (20/7/2021).

Menurut penelitian IDC (International Data Corporation), proyeksi dampak ekonomi dari investasi Microsoft di Indonesia sampai 2024 adalah penciptaan sumber pendapatan baru bagi Microsoft dan mitra lokal bisnisnya di Indonesia sebesar 6,3 miliar dolar AS, penciptaan lapangan kerja sekitar 60 ribu lapangan kerja baru, dan 9 ribu lapangan kerja bagi profesional di bidang teknologi informasi.

2. Minta Microsoft gandeng UMKM dan pengusaha lokal atau nasional

Menteri Investasi Pastikan Microsoft Bangun Pusat Data di RIMenteri Investasi Bahlil Lahadalia. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Pertemuan di AS itu juga dihadiri oleh Vice President of Azure Global Microsoft Mark Jacobsohn dan secara daring turut bergabung Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee. Bahlil mengatakan kepada Microsoft bahwa Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) mewajibkan program kemitraan antara investor dengan UMKM. 

Berdasarkan UU CK, seluruh proses perizinan investasi yang dilakukan melalui sistem OSS dan perizinan di daerah, seluruhnya akan dibantu oleh Kementerian Investasi/BKPM.

"Semuanya kami akan bantu, dalam konteks bagaimana aturan diperhatikan dan ditegakkan. Dengan tetap memperhatikan kolaborasi dengan UMKM, pengusaha daerah maupun pengusaha nasional lain,” kata Bahlil.  

Baca Juga: Uni Eropa Lirik Potensi Perdagangan dan Investasi di Sumatra Selatan

3. Jokowi juga sudah bertemu dengan pihak Microsoft

Menteri Investasi Pastikan Microsoft Bangun Pusat Data di RIPresiden Jokowi menghadiri acara #PrayFromHome, Minggu (11/7/2021) - YouTube Sekretariat Presiden

Eks Ketua HIPMI ini mengapresiasi komitmen yang direncanakan Microsoft untuk Indonesia seperti yang pernah dikemukakan tahun lalu oleh CEO Microsoft saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta beberapa waktu lalu. 

“Kami menjalankan apa yang menjadi hasil pertemuan Bapak Jokowi dengan Microsoft. Presiden Jokowi menginginkan Microsoft masuk ke Indonesia," kata Bahlil. 

Baca Juga: Pemerintah Masih Ngarep sama Tesla, Bahlil: Doain!

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya