Comscore Tracker

Nyaman Seharian di Zona Hijau, IHSG Tergelincir di Akhir Perdagangan

IHSG ditutup melemah tipis jelang akhir pekan

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) antiklimaks pada perdagangan Jumat (9/4/2021). IHSG yang dibuka ke zona hijau harus berakhir ke zona merah pada penutupan hari ini. IHSG melemah tipis 1,5 poin atau 0,02 persen ke level 6.070,2.

Padahal penguatan IHSG terlihat sejak penutupan Kamis sore. Di mana IHSG ditutup menguat 35,1 poin atau 0,58 persen ke level 6071,7.

Baca Juga: Dibuka Meroket, IHSG Tancap Gas ke Level 6.100

1. Pergerakan IHSG hari ini

Nyaman Seharian di Zona Hijau, IHSG Tergelincir di Akhir PerdaganganANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Dilansir dari RTI, level terendah IHSG hari ini berada pada 6.070,2 yang menjadi titik akhir penutupan. Sedangkan, level tertinggi IHSG berada pada 6.113,1 sekitar pukul 10.00.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi Rp11 triliun dengan volume transaksi 19,9 miliar lembar saham dan frekuensi 1,22 juta kali. Sebanyak 212 saham menguat, 266 melemah dan 165 tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Ramadan, BEI Luncurkan Indeks Saham Syariah Baru

2. Pergerakan indeks saham

Nyaman Seharian di Zona Hijau, IHSG Tergelincir di Akhir PerdaganganIlustrasi IHSG (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Penguatan IHSG pada penutupan hari ini juga diikuti naiknya saham unggulan. Berikut daftarnya:

LQ45 melemah 0,01 persen menjadi 906,494
IDX30 menguat 0,01 persen menjadi 482,072
IDX80 melemah 0,09 persen menjadi 130,660
IDXESGL melemah 0,01 persen menjadi 133,659
IDXQ30 menguat 0,21 persen menjadi 140,129

3. Saham-saham yang cuan dan melemah

Nyaman Seharian di Zona Hijau, IHSG Tergelincir di Akhir PerdaganganSuasana di banking hall BNI Syariah Kantor Cabang Semarang. IDN Times/Dhana Kencana

Berdasarkan data Binaartha Sekuritas, ada sejumlah saham yang mencatatkan penguatan tertinggi pada hari ini. Di antaranya PT Medco Energi Internasional Tbk, Bank Negara Indonesia, Japfa Comfeed Indonesia, Bank Mandiri, dan PT Gudang Garam Tbk.

Sementara lima saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, Aneka Tambang, PT Merdeka Copper Gold Tbk, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Baca Juga: 7 Aplikasi Trading Saham Terbaik dan Mudah Digunakan bagi Pemula

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya