Pasar Otomotif Meningkat karena Ekonomi Dirasa Mulai Pulih

Selain itu karena didorong PPnBM

Jakarta, IDN Times - Marketing Director PT Toyota Astra, Anton Jimmi Suwandy mengatakan pasar otomotif pada tahun ini mulai mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Bukan hanya karena terdorong oleh kebijakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), namun karena pandemik COVID-19 dan perekonomian yang mulai tertangani.

"Catatan bahwa market otomotif meningkat tidak hanya karena PPnBM tapi karena ada perbaikan kondisi ekonomi dan kondisi pandemik, yang bukan sudah selesai, tapi pasar melihat sudah lebih baik dengan ada vaksinasi, pengaturan-pengaturan yang lebih baik," kata Anton dalam webinar Astra, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga: Pendapatan Naik 20 Persen, Laba Grup Astra Turun Jadi Rp8,8 Triliun 

1. Data penjualan otomotif tahun ini

Pasar Otomotif Meningkat karena Ekonomi Dirasa Mulai PulihToyota Raize di Auto2000 Raden Intan (IDN Times/Tama Yudha Wiguna)

Hingga akhir Juli, Anton mencatat bahwa penjualan otomotif mencapai 460 ribu unit. Sementara Toyota sendiri mencatat penjualan sebesar 143.937 unit atau 31,3 persen dari market share.

"Kalau setengah tahun plus 1 bulan ini baik, harapannya sampai akhir tahun bisa jauh lebih baik dari tahun lalu," kata Anton.

2. Kebijakan PPnBM sangat membantu penjualan otomotif

Pasar Otomotif Meningkat karena Ekonomi Dirasa Mulai PulihMenteri Keuangan, Sri Mulyani. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Anton pun mengakui kebijakan PPnBM sangat membantu industri otomotif. Penjualan mobil-mobil seperti Rush, Avanza, Vios, Sienta, Yaris, Raize, Innova dan Fortune meningkat minimal 38,17 persen untuk Vios dan Avanza menjadi yang tertinggi sebesar 82,33 persen dibanding tahun lalu.

Tidak hanya itu, mobil-mobil yang tidak mendapat insentif PPnBm juga mengalami peningkatan penjualan untuk tipe CBU dan LCGC.

"Jadi model CBU dan LCGC, yang notabene tidak dapat PPnBM secara langsung ini sudah mendapat peningkatan 48 persen dibanding tahun lalu. Ini sangat menggembirakan," ujarnya.

Baca Juga: Pasar Otomotif Mulai Berikan Dampak Positif Kepada Bisnis BRI Group

3. Kondisi penjualan otomotif di tahun-tahun sebelumnya

Pasar Otomotif Meningkat karena Ekonomi Dirasa Mulai PulihToyota All New Raize dikenalkan pada konsumen di Jawa Tengah di pameran otomotif yang digelar Nasmoco Group di Mal Paragon Semarang, 25-31 Mei 2021. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Anton memaparkan bahwa sebelum pandemi, atau ada 2017-2019, penjualan otomotif relatif stabil di angka 1 juta unit setiap tahunnya. Namun pada saat pandemik COVID-19, penjualan otomotif anjlok hingga setengahnya atau 532.407 unit pada 2020.

Toyota sendiri menargetkan perbaikan penjualan dengan rata-rata per bulan 30 ribu unit. Sebagai catatan, pada kuartal I 2020 penjualan Toyota sebesar 25 ribu unit dan anjlok di kuartal II 2020 menjadi 3 ribu unit. Meski begitu, pada kuartal III dan IV terjadi perbaikan di level 15-16 ribu unit.

"Tapi 2021 naik lumayan jadi 22 ribu, average Maret-Juni. Ditandai juga subsidi support yang sangat baik untuk stimulus pasar PPnBM
seiring recovery dari pasar atau ekonomi ditambah insentif ini menyebabkan market meningkat secara bertahap," kata Anton.

Baca Juga: Industri Otomotif Kembali Bergeliat, Efek Relaksasi PPnBM

Topik:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya