Comscore Tracker

Pegadaian Raup Laba Bersih Triliunan Rupiah, Ini 4 Faktor Kuncinya

Naik 19 persen dibanding tahun lalu

Jakarta, IDN Times - PT Pegadaian (Persero) mencatat laba bersih Rp2,35 triliun pada kuartal III 2019. Angka ini naik 19 persen dibanding tahun sebelumnya atau year on year (YoY).

Keberhasilan ini membuat Pegadaian menaikkan target laba bersih mereka tahun depan menjadi di atas Rp3 triliun.

"Yah tahun ini baru mulai. Lagi nyusun RKAP tahun depan," kata Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian, Ninis Kesuma Adriani di pantai Ria, Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11) lalu.

Ada sejumlah faktor yang mendorong Pegadaian mampu meraih hasil positif tersebut. Apa saja?

1. Performa outstanding loan yang meningkat

Pegadaian Raup Laba Bersih Triliunan Rupiah, Ini 4 Faktor Kuncinya(Ilustrasi uang) IDN Times/Sukma Shakti

Faktor pertama laba bersih Pegadaian adalah meningkatnya outstanding loan (OSL) sebesar 17 persen

"Laba masih ke OSL tinggi. OSL kita tinggi," kata Ninis.

Baca Juga: Jurus Pegadaian Bikin Pegawai Millennial Betah

2. Aset Pegadaian mengalami kenaikan

Pegadaian Raup Laba Bersih Triliunan Rupiah, Ini 4 Faktor KuncinyaIDN Times/Arief Rahmat

Kedua adalah pertumbuhan aset Pegadaian sebesar 14 persen dibanding tahun lalu. Total, aset Pegadaian tercatat mencapai Rp59 triliun.

3. Penyaluran peminjaman naik 17,72 persen

Pegadaian Raup Laba Bersih Triliunan Rupiah, Ini 4 Faktor KuncinyaIlustrasi. (IDN Times/Mela Hapsari)

Tak hanya dua faktor itu saja, meningkatkannya penyaluran pinjaman Pegadaian sebesar 17,72 persen juga jadi pemicu kenaikan laba. Angkanya naik dari tahun lalu yang sebesar Rp435,72 triliun menjadi Rp451,11 triliun.

4. Tidak terpengaruh perlambatan ekonomi

Pegadaian Raup Laba Bersih Triliunan Rupiah, Ini 4 Faktor KuncinyaIDN Times/Hana Adi Perdana


Ninis mengatakan meski terjadi perlambatan ekonomi global, hal itu tidak berpengaruh pada kinerja Pegadaian.

Saat ini Pegadaian fokus pada akses finansial masyarakat menengah ke bawah yang menjadi market Pegadaian. 

"(Dampak ekonomi global) ke Pegadaian ya enggak. Banyak masyarakat yang belum dapat akses (finansial) bagus, jadi Pegadaian itu (fokus)," katanya.

 

Baca Juga: Pegadaian Siapkan Rp700 Miliar untuk Kembangkan Digital

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya