Comscore Tracker

Ramai Gerakan Bantu Driver Ojek Online karena Virus Corona

Penghasilan mereka turun karena dampak virus corona ini

Jakarta, IDN Times – Dampak virus corona di Indonesia terus meluas. Salah satunya berdampak ke pengemudi atau driver ojek online (ojol) yang pendapatannya menurun. Terlebih dengan social distancing yang diberlakukan pemerintah untuk memimalisir penyebaran virus corona. Baik Gojek atau Grab membenarkan dampak tersebut.

“Overall karena ada self distancing dan work from home, pengguna transport agak menurun. Overall menurun semua,” kata Sintho Nugroho Chief of Public Policy and Goverment Relation dalam diskusi di Kementerian Komunikasi dan Informatika beberapa waktu lalu.

1. Muncul inisiatif bantu driver ojek online

Ramai Gerakan Bantu Driver Ojek Online karena Virus CoronaIDN Times/Sukma Shakti

Pendapatan yang berkurang, ditambah risiko bekerja di luar dan terapapar virus corona menimbulkan empati dari masyarakat akan nasib driver ojol. Salah satunya datang dari financial planner dan influencer, Ligwina Hananto.

Melalui akun Twitternya, Ligwina mengajak masyarakat membantu driver ojol. “Udah pada order makan siang buat driver ojol yg sepi order? Kita makanan bisa nyetok, siap dirumahkan, dana darurat aman, nyerok saham jg hayu. Org lain sarapan aja gak bisa. Silakan laksanakan gaes,” cuit Ligwina sambil membagikan potongan percakapan dengan driver ojol.

Begitu juga yang dilakukan CEO Landscape Indonesia Agus Sari. Dalam akun Instagramnya, dia mengajak masyarakat untuk ikut membantu driver ojol melalui kitabisa.com. “Saya ingin menggalang dana untuk melindungi mitra gojek online dan pekerja informal yang terpapar risiko penularan COVID-19,” kata Agus.

Baca Juga: Corona yang Bikin Nelangsa Driver Ojol

2. Inisiasi Grab melalui menu pesan makanan untuk driver

Ramai Gerakan Bantu Driver Ojek Online karena Virus CoronaGrabFood (Dok. IDN Times/Istimewa)

Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia Hadi Surya Koe mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat terhadap driver mereka. “Kami berterima kasih atas dukungan dan apresiasi masyarakat terhadap mitra pengemudi Grab yang tetap bekerja keras melayani pelanggan dalam masa penuh tantangan ini,” katanya kepada IDN Times saat dikonfirmasi, Selasa (24/3).

Hadi melanjutkan, melalui fitur Menu Editor pada aplikasi mitra merchant pilihan GrabFood memungkinkan mereka untuk menambahkan sendiri menu khusus untuk para mitra pengemudi Grab.

“Menu-menu khusus ini dapat dibeli oleh para pelanggan ketika mereka memesan makanan di merchant-merchant yang berpartisipasi. Gerakan ini telah diinisiasi GrabFood sejak Desember 2019 lalu melalui kampanye Jangan Lupa Makan,” kata Hadi.

Caranya sangat mudah, sama seperti memesan makanan lewat GrabFood seperti biasa. Untuk menemukan menu-menu khusus untuk mitra pengantaran GrabFood, kamu dapat mengetikkan kata ‘driver’ pada kolom pencarian makanan dan restoran di laman layanan GrabFood.

3. Gojek berikan dana bantuan untuk drivernya

Ramai Gerakan Bantu Driver Ojek Online karena Virus CoronaIDN Times/Reynaldy Wiranata

Sementara itu, Co-CEO Gojek hari ini mengumumkan peluncuran dana bantuan untuk mendukung mitra driver, merchant dan mitra lainnya yang pendapatannya terdampak akibat perlambatan ekonomi karena pandemi COVID-19.

“Dana bantuan ini dimaksudkan untuk mendukung stabilitas finansial mitra driver sambil mereka menunggu situasi kembali kondusif,” Corporate Communication Manager Evi Andarini saat dikonfirmasi.

Dana Bantuan Mitra Gojek (Gojek Partner Support Fund) ini akan dikelola oleh yayasan yang baru dibentuk, yaitu Yayasan Anak Bangsa Bisa. Pendanaan akan berasal dari tiga sumber:

  1. Co-CEO dan jajaran manajemen senior Gojek akan mendonasikan 25 persen dari gaji tahunan mereka selama 12 bulan ke depan;
  2. Anggaran kenaikan gaji tahunan seluruh karyawan Gojek akan dialihkan untuk dana bantuan ini; dan
  3. Proses akan dibentuk agar pihak lain juga dapat memberikan donasi, terutama para partner korporat Gojek

“Dana ini akan mendukung mitra driver yang merupakan urat nadi bisnis kami dan telah menjadi bagian vital dari kehidupan masyarakat yang saat ini mengalami keterbatasan ruang gerak. Yang jelas adalah bahwa setiap perusahaan punya tanggung jawab untuk memberikan dukungan sebisa mungkin dan ini adalah sesuatu yang bisa kami lakukan untuk membantu mitra kami melalui periode sulit ini," kata Co-CEO Gojek Andre Soelistyo.

Baca Juga: Bagaimana Perusahaan Ojol Jawab Kekhawatiran Konsumen karena Corona?

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya