Comscore Tracker

Rupiah Dibuka Melemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir Pekan

Rupiah berpeluang menguat hari ini

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat(24/9/2021). Kurs rupiah dibuka terkoreksi tipis tiga poin ke level Rp14.245 per dolar AS.

Melansir Bloomberg, hingga pukul 09.16 WIB, kurs rupiah terus melemah 9,5 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.252 per dolar AS. Sebelumnya pada penutupan perdagangan Kamis(23/9/2021) sore, kurs rupiah ditutup ke level Rp14.242 per dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Stagnan pada Level Rp14.242 per Dolar AS

1. Kurs rupiah berpotensi menguat hari ini

Rupiah Dibuka Melemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir PekanIlustrasi Uang Rupiah (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Meski rupiah bergerak melemah, Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra, memprediksi rupiah justru berpeluang menguat hari ini. Hal ini seiring menguatnya minat pasar terhadap risiko sejak kemarin.

"Semalam indeks saham AS rata-rata ditutup menguat di atas 1 persen. Sementara harga emas yang merupakan aset aman bergerak turun. Nilai tukar utama dan regional bergerak menguat terhadap dollar AS," kata Ariston kepada IDN Times, Jumat (24/9/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Gagal Bayar Perusahaan China Evergrande 

2. Masalah Evergrande bisa berdampak pada rupiah

Rupiah Dibuka Melemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir PekanSeorang pria membawa bendera China dari sebuah rumah di seberang Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Chengdu, Provinsi Sichuan, China, Minggu (26/7/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter)

Selain faktor indeks saham AS yang menguat, perbaikan sentimen minat pasar terhadap risiko ini disebabkan oleh tindakan Bank Sentral China yang menyuntikan dana ke sistem perbankan untuk meningkatkan likuiditas di tengah krisis utang perushaaan properti Evergrande juga berpengaruh pada pergerakan rupiah.

"Evergrande juga menyatakan masih berusaha untuk membayar kewajibannya. Persoalan utang ini belum selesai, tapi untuk sementara, kekhawatiran pasar mereda," ujar Ariston.

3. Proyeksi pergerakan rupiah pada akhir perdagangan hari ini

Rupiah Dibuka Melemah Lawan Dolar AS Jelang Akhir PekanIlustrasi rupiah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Atas sederet faktor itu, Ariston memproyeksikan kurs rupiah bakal menguat pada penutupan perdagangan sore nanti.

"Rupiah berpotensi bergerak menguat ke kisaran Rp14.220-Rp14.200, dengan potensi resisten di kisaran Rp14.260," kata dia.

Baca Juga: BI Jamin Dampak Tapering The Fed Tak Separah 2013

Topic:

  • Hana Adi Perdana

Berita Terkini Lainnya