Comscore Tracker

Siap-siap, Ada Produk BBM yang akan Dihapus Pertamina

Pertamina akan fokus pada produk ramah lingkungan

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati menyebut ada produk bahan bakar minyak (BMM) yang akan dihapus oleh Pertamina. Meski demikian, Nicke belum mau menyebutnya secara gamblang.

Nicke mengatakan produk BBM yang akan dihapus itu mengacu pada kesepakatan dunia dan aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengurangi polusi udara.

"Ada batasan di RON berapa, di kadar emisi berapa. Jadi nanti yang kita prioritaskan produk yang ramah lingkungan, jadi akan kita dorong ke arah produk yang bagus," kata Nicke dalam diskusi virtual, Senin (15/6).

1. Dampak PSBB membuat langit lebih cerah

Siap-siap, Ada Produk BBM yang akan Dihapus PertaminaIlustrasi (IDN Times/Sunariyah)

Nicke menuturkan, dampak COVID-19 yang berujung pada pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Menurutnya, dengan ada PSBB, langit menjadi lebih biru.

"Udaranya lebih baik, dan kita akan teruskan program-program untuk masyarakat untuk menggunaakan BBM ramah lingkungan," ucapnya.

Nicke berjanji akan mendorong simplifikasi produk BBM ini sehingga memudahkan distribusinya. "Jadi itu arahnya, kita sedang koordinasi pemerintah soal itu," kata Nicke.

Baca Juga: Penjualan BBM Turun, Pendapatan Pertamina Bisa Jeblok hingga 45 Persen

2. Erick Thohir menilai sembilan produk BBM terlalu banyak

Siap-siap, Ada Produk BBM yang akan Dihapus PertaminaMenteri BUMN, Erick Thohir kunjungi Posko Masak JS2 (Dok.IDN Times)

Hal yang disampaikan Nicke ini senada dengan pernyataan Menteri BUMN Erick Thohir. Pada Jumat (12/6) lalu, mengatakan akan memangkas jumlah produk bensin yang dijual PT Pertamina (Persero).

Erick menilai sembilan produk BBM Pertamina yang ada saat ini terlalu banyak.

3. Penyederhanaan membuka peluang harga BBM turun

Siap-siap, Ada Produk BBM yang akan Dihapus PertaminaAktivitas SPBU di tengah pandemik COVID-19. Dok. Pertamina MOR IV

"Ke depannya, bukan enggak mungkin harga turun, produk ini kita kurangi jumlahnya supaya enggak bikin bingung masyarakat,” ucap Erick dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/6).

Erick menilai butuh efisiensi dalam pendistribusian produk BBM ini. Isu logistik disebutnya akan terkendala apabila mereka BBM terlalu banyak. "Termasuk sinergitas distribusi yang namanya oli," katanya.

Baca Juga: Dirut Pertamina Beberkan Soal Pencopotan 5 Direktur oleh Erick Thohir

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya