Comscore Tracker

Kurangi Risiko Penularan COVID-19, Blibli Lakukan Social Distancing

Layanan Blibli masih beroperasi normal

Jakarta, IDN Times - E-commerce Blibli telah melakukan social distancing guna mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19. Blibli menerapkan prosedur keamanan dan kebersihan di kantor dan area operasional logistik.

Pembersihan area menyeluruh dilakukan dengan penyemprotan disinfektan pada area yang sering terjadi kontak, termasuk handling pintu, finger print, meja kantor, dan lift. 

"Sejalan dengan arahan dan instruksi pemerintah, Blibli juga menerapkan konsep social distancing, termasuk di warehouse pengiriman barang. Blibli mengimbau untuk melakukan less contact atau no contact mulai dari gudang hingga ke pengantaran barang," ungkap Executive Vice President (EVP) of Operations Blibli, Lisa Widodo dalam keterangannya, Minggu (22/3).

1. Kurir Blibli telah dilengkapi masker dan sarung tangan

Kurangi Risiko Penularan COVID-19, Blibli Lakukan Social DistancingIlustrasi e-commerce (IDN Times/Arief Rahmat)

Menurut Lisa, contactless shipping atau pengiriman tanpa kontak dilakukan untuk mengurangi kontak antara kurir dan konsumen. Tanda tangan di electronic & gadget handphone yang sebelumnya menjadi prasyarat serah terima produk dari kurir ke pelanggan, untuk sementara tidak dilakukan. Hal ini diganti dengan pengambilan foto saat menerima barang.

Kurir Blibli Express Service (BES) juga dibekali dengan masker dan sarung tangan. Hal ini untuk menjamin kebersihan dan keamanan produk saat tiba di rumah pelanggan.

"Mitra logistik Blibli juga telah menerapkan standar prosedur pengiriman yang sama, yaitu pengiriman tanpa kontak," katanya.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Begini Cara AP II Berlakukan Social Distancing

2. Blibli juga melakukan monitoring kesehatan karyawan

Kurangi Risiko Penularan COVID-19, Blibli Lakukan Social DistancingIDN Times/Arief Rahmat

Selain itu, manajemen juga melakukan berbagai inisiatif untuk menjaga keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan karyawannya. Manajemen secara berkala melakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh karyawan sebelum memulai aktivitas di kantor.

Mulai Rabu, 18 Maret 2020 manajemen telah mengambil keputusan untuk memberlakukan kerja #dirumahaja (Work from Home-WFH) selama 14 hari bagi seluruh karyawan. Selama masa WFH ini, manajemen akan melakukan sterilisasi ke seluruh gedung. 

Blibli akan memastikan keseluruhan proses bisnis dapat tetap berjalan dengan efektif dan efisien, meskipun memberlakukan WFH. Ini adalah saat penting untuk dapat lebih memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, serta memastikan kebutuhan masyarakat luas tetap dapat terpenuhi. 

3. Layanan Blibli masih beroperasi normal

Kurangi Risiko Penularan COVID-19, Blibli Lakukan Social DistancingIlustrasi e-commerce. IDN Times/Arief Rahmat

Selama masa WFH, layanan Blibli masih beroperasi normal, termasuk warehouse, BES, dan customer care. Hal ini untuk menjamin aktivitas pengiriman barang tetap dapat sampai di rumah pelanggan tepat waktu. Blibli juga menyediakan masker dan sarung tangan kepada setiap BES sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan yang berlaku. 

Lebih jauh, Blibli mengimbau karyawan untuk terus menjaga kesehatan dengan menjalankan pola makan sehat, istirahat dan olahraga cukup, serta menjaga kebersihan secara rutin. Selain itu, Blibli juga mengimbau karyawan untuk tidak berlibur ke negara-negara berisiko tinggi dan memanfaatkan momen social distancing ini untuk berada di rumah, guna menghindari meluasnya penyebaran COVID-19.

"Sebelumnya, bagi karyawan yang pernah keluar negeri karena dinas atau liburan, maka kami juga telah menerapkan karantina diri selama 14 hari (tidak keluar rumah)," kata Lisa.

4. Blibli menerapkan pembatasan pembelian produk masker hingga sembako

Kurangi Risiko Penularan COVID-19, Blibli Lakukan Social DistancingIlustrasi pasar tradisional. ANTARA FOTO/Arnas Padda

Selain itu, Blibli juga berkolaborasi dengan para mitra merchant untuk mengamankan ketersediaan produk mulai dari kebutuhan sehari-hari di rumah, produk kesehatan, produk digital seperti pulsa, fitur pembayaran tagihan, dan kebutuhan untuk menunjang aktivitas di rumah lainnya.

Kemudian, Blibli menerapkan pembatasan pembelian produk, seperti hand sanitizer, cairan antiseptik, juga masker, serta produk sembako. Penerapan pembatasan pembelian produk berlaku dari 16 Maret 2020 hingga akhir bulan.

Baca Juga: Social Distancing, Transaksi Gak Perlu Keluar Rumah ala Bank BCA 

Topic:

  • Dwifantya Aquina

Berita Terkini Lainnya