Comscore Tracker

Rokok Sumbang Inflasi Bulanan 0,03 Persen

Kretek, kretek filter dan rokok putih sumbang inflasi 0,01%

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan rokok  menyumbang inflasi 0,03 persen setiap bulannya. Menurut dia, harga rokok kini naik secara perlahan agar tak mengagetkan konsumem.

"Komoditas rokok kretek, kretek filter dan rokok putih dominan menyumbang inflasi, masing-masing 0,01 persen," kata Suhariyanto di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Kamis (2/1).

1. Makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sumbang inflasi 0,29 persen

Rokok Sumbang Inflasi Bulanan 0,03 PersenIDN Times/Irma Yudistirani

Suhariyanto menjelaskan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami inflasi 0,29 persen pada Desember 2019. Artinya, terjadi kenaikan indeks dari 149,47 pada November 2019 menjadi 149,90 pada Desember 2019.

"Subkelompok makanan mengalami inflasi 0,19 persen; subkelompok minuman yang tidak beralkohol 0,31 persen; dan subkelompok tembakau dan minuman beralkohol 0,50 persen," ujarnya.

Baca Juga: Ini Harga Rokok Berbagai Merek Setelah Kenaikan 

2. Tarif cukai berpengaruh pada harga rokok eceran

Rokok Sumbang Inflasi Bulanan 0,03 PersenIlustrasi rokok (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Kenaikan tarif cukai telah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/PMK.010/2019 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 136/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Hal itu akan berpengaruh pada harga rokok eceran di lapangan yang melambung hingga 35 persen dari harga berlaku saat ini.

"Saya kira reguler, normal aja. Karena itu sistemnya kan sudah berjalan yah," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12).

3. Daftar harga rokok berbagai merek setelah kenaikan

Rokok Sumbang Inflasi Bulanan 0,03 PersenIlustrasi rokok (IDN Times/Indiana Malia)

Pantauan IDN Times, harga rokok berbagai merek naik mulai Rp800 hingga Rp3.000. Ambar, salah satu pegawai minimarket di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat menuturkan harga rokok sudah naik sejak bulan lalu. Menurut dia, kenaikannya perlahan sehingga tidak mengagetkan konsumen.

"Ya, sedikit demi sedikit sih naiknya. Kalau dihitung sampai hari ini rata-rata naiknya Rp2.000-Rp3.000," kata Ambar saat ditemui IDN Times, Kamis (2/1).

Berikut harga rokok eceran berbagai merek.

- Rokok L.A Bold Rp14.100
- Rokok Sampoerna A Mild Rp23.900
- Rokok Sampoerna A Sflash Rp21.000
- Rokok Magnum Filter Rp18.300
- Rokok Magnum Mild Rp25.200
- Rokok U Mild Rp21.500
- Rokok Gudang Garam Rp18.500
- Rokok Surya Pro Rp18.600
- Rokok Marlboro Rp30.800
- Rokok Djarum Super Rp23.300

 

Baca Juga: Tengah Malam 1 Januari 2020, Harga Rokok Naik 35 Persen 

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya